Selesaikanlah Apa Yang Sudah Kamu Mulai #78 #VirusMenulis

Dani Kaizen
Karya Dani Kaizen Kategori Motivasi
dipublikasikan 12 Juli 2016
Selesaikanlah Apa Yang Sudah Kamu Mulai    #78  #VirusMenulis

 

Ternyata untuk konsisten menulis setiap hari, itu sungguh sangat penuh perjuangan dan butuh semangat menulis yang luar biasa sekali. Menulis setiap hari ibaratnya adalah seperti kamu sedang ikut lomba lari maraton(42,195 km), jaraknya panjang dan pasti membutuhkan nafas yang kuat. Kalau nafasmu lemah(baca: cepat capai), maka ditengah perjalanan, pasti kamu akan menyerah dan bisa-bisa kamu pingsan di tengah lomba.

 

Begitupun juga ketika kamu mengikuti tantangan menulis setiap hari selama #30 hari tanpa henti. Pada awalnya memang kamu penuh semangat untuk menulis. Tapi di tengah perjalanan menulis, rasa malas menulis mulai datang kepadamu. Seharusnya kamu menulis satu hari itu satu tulisan, tapi karena kemalasanmu, satu hari terlewati tanpa kamu menulis. 

 

Kalau satu hari saja tidak menulis, maka besoknya pasti kamu akan semakin malas untuk menulis. Karena ternyata “tidak menulis” itu rasanya kok enak dan nikmat banget. Kamu jadi tidak usah berpikir apa yang mau ditulis, dan kamu juga bisa leyeh-leyeh nonton televisi atau tidur cantik .  *ngaku aja deh...hehehe

 

“Tapi saya kan sibuk”, “tapi saya kan banyak pekerjaan”, begitulah alasan yang sering dikatakan oleh kamu. Percayalah, setiap alasan yang kamu katakan, pasti adalah sebuah pembenaran diri sendiri, itu hanya untuk menutupi kemalasanmu dalam menulis. Kemalasanmu menulis selalu di awali dari seringnya kamu menunda-nunda untuk menulis. Dan semakin kamu suka menunda-nunda menulis, hasilnya adalah kekalahan dan penyesalan kamu di kemudian hari.

 

Tapi taukah kamu? Terkadang, saya juga di hinggapi rasa malas untuk menulis. Rasanya malas banget untuk menulis. Bahkan untuk menulis satu paragraf saja, rasanya kok sulit banget. Tapi saya yakin, rasa malas menulis itu hanyalah sementara saja. Dan kalau saya “memaksakan diri” untuk menulis satu paragraf, maka biasanya akan tercipta paragraf-paragraf yang lainnya.

 

Contohnya adalah artikel/tulisan ini, tadinya saya sudah malas banget untuk menulis dan rasa-rasanya mau menyerah saja. Tapi saya teringat dengan Quote/kutipan kata-kata dari Thomas A. Edison : 


 “Banyak kegagalan hidup terjadi, karena orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.”

 

Quote/kutipan kata-kata diatas “makjleb” banget buat diri saya. Saya jadi semangat lagi untuk menulis. Yang tadinya saya mau menyerah, eh gak jadi deh. Rasanya sayang sekali kalau saya menyerah di hari yang ke #29 ini. Karena “finish” sudah didepan mata. Tinggal selangkah lagi, dan saya bisa menyelesaikan tantangan menulis ini.  *Ayo semangat !

 

*Intinya adalah jangan sampai kamu putus asa, apalagi sampai kamu menyerah. Tetaplah semangat! Selesaikanlah apa yang sudah kamu mulai. Karena finish/tujuan sudah dekat dan kemenangan sebentar lagi akan kamu raih.    :-)

 

*** Tulisan di atas adalah tulisan saat saya mengikuti #30DWC ( 30 Day Writing Challenge) yaitu tantangan menulis selama 30 hari tanpa henti. 

 

Penulis : Dani Kaizen - http://www.inspirasi.co/DaniKaizen
Facebook : https://www.facebook.com/danikaizen.ardiyanto
Blog : http://blogdanikaizen.blogspot.co.id/
Instagram => https://www.instagram.com/danikaizen/
 
 
 
*Sumber gambar =>  http://insansuper.com/2010/03/17/garis-finish-ada-di-belakang-bukit-itu/
 
 
 
*Baca juga tulisan di bawah ini : 
 
"Cara Mudah Untuk Hidup Sukses dan Bahagia  #77" => https://www.inspirasi.co/post/details/17357/cara-mudah-untuk-hidup-sukses-dan-bahagia--77