Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Teknologi 10 Agustus 2018   15:06 WIB
6 Hal yang Membuat Bouncing Email

Sebelum membahas beberapa hal yang dapat membuat email bounce, bounce memiliki dua jenis yaitu hard bounce dan soft bounce. Hard bounce yaitu alamat email tidak valid sehingga email benar-benar tidak terkirim. Sedangkan soft bounce bukan berasal dari alamat yang tidak valid, bisa karena beberapa hal yang berupa isu.

Bouncing dapat terjadi dari beberapa hal di bawah ini yaitu:

1. Alamat Email tidak Valid

Alamat email tidak valid dapat terjadi karena penulisan alamat email yang salah atau typo. Namun, tidak menutup kemungkinan pelanggan atau seseorang menuliskan alamat email yang palsu. Akibatnya email yang Anda kirim kembali ke Anda atau tidak terkirim. Hal inilah yang dinamakan hard bounce dimana email benar-benar tidak terkirim.

2. Account Email Disabled

Email yang tidak digunakan selama 6 bulan, akan dinonaktifkan oleh mail server kemudian dihapus makan akan terjadi hard bounce pada email yang Anda kirim.

3. Mailbox penerima sudah melebihi kapasitas

Jika penerima memiliki email yang penuh di kotak masuk, maka email yang Anda kirimkan mengalami bounce sampai penerima memiliki space untuk email yang masuk. Dengan kata lain email Anda akan masuk apabila penerima email memberikan space di MailBox. Kendala semacam ini dinamakan soft bounce.

4. Rejected by Sistem

Soft bounce lain yang terjadi adalah ketika penerima mengaktifkan hari-hari tertentu untuk menerima email. Email Anda akan kembali dan dapat mengirim kembali sampai waktu dimana penerima dapat menerima email.

5. Ukuran Email yang Terlalu Besar

Email yang dikirim memiliki kapasitas besar terkadang dapat mengalami soft bounce. Kapasitas email menjadi besar bisa karena tulisan yang terlalu banyak, atau bahkan gambar atau foto yang terlalu besar. Sehingga perlu dilakukan compression file, agar dapat diterima oleh audiens.

6. Perbaikan server atau server down

Kendala soft bounce ini dapat ditandai dengan mendapat balasan "tidak dapat terkirim" atau "undeliverable". Hal tersebut terjadi karena server email penerima sedang tidak tersedia untuk sementara waktu. Server yang tidak dapat ditemukan bisa karena down, hacked, atau sedang dalam pemeliharaan. Jadi ini bersifat sementara, Anda harus menunggu untuk kemudian mencoba mengirim email kembali. Namun, jika berulang-ulang tetap gagal berarti server tersebut sudah expired.

informasi lainnya dapat klik di

https://blog.mailtarget.co/apa-yang-dimaksud-dengan-soft-bounces-dan-hard-bounces/

 

Karya : Dela Restania