Ketiadaan

Dai
Karya Dai  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 April 2016
Ketiadaan

setiap perjalananku terbilang sangat aneh, bukan karena lingkunganku, tapi karena ku sendiri. entah bagaimana diriku membuatnya semakin tak karuan. aku terlalu bingung dengan takdir yang ada. beginikah aku? aku tak tahu. tapi yang kuketahui adalah air mataku yang telah menetes. tak banyak, tapi itu sudah membuatku lega.

terkadang aku berfikir untuk mengakhiri semua. tapi yang kutahu, itu sangatlah menyakitkan.

aku mengharapkan seseorang untuk di sampingku, tak untuk selamanya, hanya sesaat. tapi sebelum aku mengucapkan selamat tinggal dia sudah tiada. tak ada karena orang lain sudah disampingnya. dia bahagia. itu yang kutahu

aku menjadikan seseorang untuk menggandeng tanganku, tak untuk saat ini, tapi saat dewasa nanti. aku ingin mengambil hatinya, untukku, untuk nanti, tapi mengapa itu begitu sulit. hingga kupikir mimpi itu telah sirna, hingga aku tak dapat membayangkan bagaiman dia untukku nanti

  • view 68