Semenjak Kepergianmu

Fadly Yashari Soumena
Karya Fadly Yashari Soumena Kategori Motivasi
dipublikasikan 08 Mei 2018
Semenjak Kepergianmu

Mungkin ini masalah kerelaan. Aku masih belum berdamai dengan masa lalu. Serpihan kenangan yang dulu pernah ada, kini hanya menari sebatas dalam lamunan. Hanya karena sosok dirimu, jejak langkahku menapaki kehidupan sedikit terasa berat. Aku rindu pundakmu, aku rindu genggamanmu, dan aku rindu dekapanmu. Kini, setiap mengingatmu, yang tersisa hanyalah air mata penyesalan karena telah mencampakkanmu. Ironi memang, dulu aku egoistis, sekarang aku menangis. Karma memang kejam.

Aku tidak tahu bagaimana kabarmu sekarang, kuharap dirimu belum menemukan sosok pengganti diriku, agar masih ada secerca harapan untukku memperbaiki semuanya. Terlihat munafik memang, tapi hanya itu yang bisa kulakukan. Aku penasaran dengan kata “move on’, semudah itu kau menjalaninya, tapi sesulit bagiku melakukannya. Mungkin benar apa kata orang “hidup ini jangan dihabiskan untuk sekadar menangisi anak orang”. Padahal, yang aku tangisi bukanlah dirimu, tapi kenyataan bahwa perpisahan membuat diriku tidak baik-baik saja tanpamu.

Jika dlluar sana kau telah bahagia, aku ucapkan selamat. Aku akan tetap dengan rasa penyesalan di hati ini, hingga waktu akan mengantarku pada titik dimana aku harus memilih. Banyak cinta yang datang, namun semua pergi hanya karena standar penilaianku adalah dirimu. DIsitulah kesalahanku, dulu aku punya kesempatan untuk bahagia, namun aku melepaskannya, sekarang kesempatan itu datang, aku kembali menyia-nyiakannya.

  • view 33