Memilih Tertatih atau Patah Hati ?

Fadly Yashari Soumena
Karya Fadly Yashari Soumena Kategori Motivasi
dipublikasikan 29 April 2018
Memilih Tertatih atau Patah Hati ?

Melepasmu enggan, tapi bertahan bersamamu itu menyakitkan. Kenyataan yang harus kuhadapi, lebih pahit dari keagungan cinta yang pernah kubayangkan bersamamu. Aku menolak lupa, pada setiap keping kenangan manis saat kita mulai mengenal apa arti cinta sebenarnya. Aku melangkah namun tanpa arah, sementara dirimu, perlahan menemukan kebahagian dari sisi yang lain. Kita pernah berjuang, namun akhirnya hanya aku yang dihadapkan pada pilihan, tetap berjuang atau harus terbuang. Sesulit itukah cinta berpihak kepadaku ?

Perlahan jiwa ini mulai rapuh dan aku ingin berlari. Hanya saja aku takut patah hati, aku takut kehilanganmu. Semudah aku menerima perasaanmu, tapi sesulit bagiku untuk melepaskanmu, bahkan melupakanmu. Sekuat aku bertahan, kelak aku pasti akan sampai pada satu titik dan harus memilih. Pada saat itu, aku tidak akan lagi berdamai pada kenangan dan rasa cinta. Biarkanlah saat ini aku harus tertatih mencintaimu, itu lebih baik bagiku daripada harus patah hati karenamu.

Tetatih itu dusta. Mengapa ? Karena kita berjuang atas nama pengorbanan dan rasa cinta, bukan demi kebahagiaan diri, sekadar untuk bertahan. Aku berfikir, akalku sudah bermain diluar batas kewajarannya. Aku bisa saja gila dengan semua ini, namun aku punya Tuhan sebagai pelindung terbaik. Aku yakin, Tuhan tahu yang aku lakukan, karena aku percaya Tuhan punya rencana terbaik untukku dalam kehidupan fana ini.

  • view 119