MENGAPA PRIA BINGUNG MENGARTIKAN KATA “TERSERAH” DARI WANITA ? INI PENJELASANNYA

MENGAPA PRIA BINGUNG MENGARTIKAN KATA “TERSERAH” DARI WANITA ? INI PENJELASANNYA

Fadly Yashari Soumena
Karya Fadly Yashari Soumena Kategori Motivasi
dipublikasikan 28 April 2018
MENGAPA PRIA BINGUNG MENGARTIKAN KATA “TERSERAH” DARI WANITA ? INI PENJELASANNYA

Dalam menjalani sebuah hubung asmara, tidak semuanya akan dilalui dengan kebahagiaan. Konflik yang terjadi merupakan sebuah tantangan agar kelak sebuah hubungan bisa sampai pada kesimpulan, dipertahankan ataukah terpatahkan. Perbedaan karakter antara pria dan wanita membuat mereka harus saling melengkapi satu sama lain, sehingga masalah yang hadir dapat diselesaikan dengan penuh perhitungan. Permasalahan bisa saja hadir dari sebuah hal sederhana, salah satunya fenomena kata “Terserah”.
Biasanya kata ini dikeluarkan oleh wanita pada situasi perasaan yang sedang kacau atau bad mood. Sikap dan perilaku wanita sangat ditentukan oleh perasaannya, dan terkadang akan direspon dengan sesuatu yang tidak wajar. Sikap tersebut akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar, termasuk pada pasangannya.
Pada kenyataannya, wanita lebih mengutamakan perasaan daripada logika. Sementara pria lebih memainkan logika daripada perasaan. Ketika kata “Terserah” keluar dari mulut sang wanita, pria terkesan tidak tahu maksud kata tersebut. Tidak sedikit pria yang salah dalam mengambil keputusn, justru lebih memperkeruh suasana. ]\Coba perhatikan percakapan berikut ini (A: Pria, B: Wanita).

A         : “Oke sayang, sekarang kita makan apa ?”
B         : “Terserah”
A         : “Okelah kalau begitu, kita makan nasi goreng saja”
B         : “Aku ngga suka nasi goreng”
A         : “ iya terus kamu maunya makan apa? Kamu saja nentuin”
B         : “Terserah tapi ngga mau nasi goreng”
A         : “Yah udah, kita makan bakso aja kalau begitu”
B         : “Aku ngga suka makanan berkuah”
A         : “Kan tadi kata kamu terserah, makanya kamu aja yang nentuin, terus aku ngikut saja”
B         : “Kamu tuh benar-benar ngga peka yah. Aku udah ngga laper, aku mau pulang, ngga usah nganterin. Aku bisa pulang sendiri”
A         :@#####$$$%%%%&&&***!!! (Kebingungan)

 Nah, lelaki seperti percakapan di atas adalah sifat umum laki-laki yang mengutamakan logika. Apakah sang lelaki salah dalam keadaan tersebut? Jawabannya TIDAK. Mengapa? karena lelaki tersebut mengambil keputusan sesuai makna harfiah dari kata “Terserah” yang artinya sesuai kemauan atau keinginan. Lalu, coba simak percakapan berikut ini (A: Pria, B: Wanita).

A         : “Oke sayang, sekarang kita makan apa ?”
B         : “Terserah”
A         : “Okelah kalau begitu, kita makan nasi goreng saja”
B         : “Aku ngga suka nasi goreng”
A         : “ iya terus kamu maunya makan apa? Kamu saja nentuin”
B         : “Terserah tapi ngga mau nasi goreng”
A         : “Yah udah, kita makan bakso aja kalau begitu”
B         : “Aku ngga suka makanan berkuah”
A         : “Kamu kenapa? Kalau ada masalah, coba kamu cerita, jangan dipendam sendiri.”
B         : “Aku ngga apa-apa kok”
A         : “Oke, aku mengaku salah, aku minta maaf sama kamu, aku memang bukan yang terbaik, tapi aku selalu berusaha. Jika ada yang salah dariku, tolong kamu beritahu. Terkadang kesalahan hadir tanpa bisa aku sadari, aku cuma manusia biasa”

 So, jika kamu adalah pria yang sampai saat ini masih bingung dengan kata “Terserah” dari wanita, itu semua tergantung dari respon yang kamu berikan. Wanita adalah makhluk yang sensitif terhadap perasaan, maka kamu harus menyentuh perasaannya. Tidak ada salahnya menurunkan ego terhadap logika, yang salah adalah keputusan tanpa adanya perhitungan. Ada baiknya kamu mampu mengerti perasaan wanita pada situasi seperti ini, karena ini merupakan fenomena yang sering terjadi dalam hubungan percintaan.

  • view 91