PENYESALAN GADIS PASMINA

Fadly Yashari Soumena
Karya Fadly Yashari Soumena Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Mei 2016
PENYESALAN GADIS PASMINA

Tak bisa kupungkiri, fisikmu menjadi alasan pertama lelaki menaruh perhatian padamu. Lekuk bibir yang dibalut lipstik merah, mata yang indah dengan goresan rapi alis di atasnya, dan hijab pasmina yang memberikan kesan wanita muslim kekinian. Kepolosan sikap dan keramahan senyum, menyikap tabir kesepian yang kau hadirkan pada setiap orang. Dirimu mencoba bertahan pada birahi "kesedihan" yang tetap tertahan dalam jiwa dan meminta untuk dilepaskan. Kau berkata "tidak ada lagi alasan untuk diri ini bertahan" namun kau lupa kau memiliki kontak pandora dari orang-orang disekitarmu.

Rindumu pernah bertahan disini, mengungkap janji yang tersirat dari bibir lelaki bedebah, bangsat, dan penuh omong kosong. Janji yang pernah mengangkatmu hingga mencapai angan-angan kebahagiaan. Terpuruk dan dikungkung rasa bersalah, adalah dua sayap yang kini terus bersamamu, menghantuimu, dan menjadi teman hidupmu. Menolak kebahagiaan yang kuberikan, dan mencoba bertahan pada sosok biadab, adalah cara tebaikmu untuk menelusuri jalan kemunafikan. Waktu tidak akan banyak menghadirkan harapan, namun  melangkah ke depan dan perbaikan diri adalah keharusan yang kamu lakukan.