KEDAI SINAU

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 Maret 2016
KEDAI SINAU

Tempat ini adalah kedai buku pertama yang mengenalkan saya dengan semangat dan kebahagiaan membaca, sebenarnya tak beda jauh dengan beberapa toko buku besar seperti Toga Mas, Pustaka Ilmu atau Gramedia, hanya saja menurut beberapa sumber bahwa beberapa penulis yang kurang setuju dengan kebijakan toko besar tentang masalah royalti ditampung oleh kedai buku kecil seperti ini, pada kisaran tahun 2002 dikelola oleh seorang kawan bernama Mas Helmi, kami sudah kehilangan kontak -masa itu, belum ada alat komunikasi seperti telepon selular, dimana mengakibatkan kami tidak memiliki nomor yang tetap-. namun kabar terakhir yang saya terima, beliau sekarang tinggal di Jakarta, entah di Jakarta sebelah mana.
Kedai Sinau, Yang hingga akhir tahun 2012 masih bertengger di jalan simpang wilis Malang, diantara jajaran penjaja buku baru dan bekas lainnya.
Sedangkan hari ini, karena seringnya keluar kota, saya juga kehilangan informasi tentangnya

Saya jadi ingat ketika Mas Helmi sang pengelola dan beberapa kawan pecinta bacaan pada sekitar tahun 2000an ikut membangun kanopi dari bambu sebagai peneduh ruangannya. Saat itu kedai ini masih berada di jalan veteran Malang yang kala itu masih sepi lalu-lalang kendaraan dan Mall belum terbangun menjulang seperti saat ini, jalanan lengang dan bersebelahan dengan makam taman pahlawan (TMP) kadang masih berasa angker :).
Tepat disebelahnya berdiri sebuah warkop bernama 'smooth' dengan sajian kopi hijau khas trenggalek yang kemudian menginspirasi menjamurnya wakop-warkop yang lain hingga saat ini.

Tak ada hiburan lain selain berbincang dan saling berbagi pikiran, dan tak ada saling memaksakan idealisme hanya karena perbedaan wacana yang diterima.
biasanya kami menghabiskan malam di serambi kedai, disana disediakan kursi sofa yang nyaman untuk bersantai dan meja dari bekas kayu palet.

?