Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 Maret 2016   11:31 WIB
BALANCE

Dan ketika rasa sakit,
gairah pun asmara
diseduh pada diksi berpita biru,
kuning dan merah muda.

Disana pula selaput perawan suci kau sesali,
--hati tanpa ruang--

Hanya untuk mengaburkan lenguh yang lanjur mengudara saja
kita telah menciptakan
sajak gegap gempita.

Manusia,
adalah perjalanan itu sendiri.
Meninggalkan jejak kaki
di pasir sungai...
menghilang...
menghilang...

"Jika tiap pohon memiliki suara, akankah ia menjerit kesakitan saat daunnya berguguran.
Seperti kelahiran bayi yang merobek lamin ibunya, seperti lenguh perih dan bahagia sekaligus"

Karya : Donny coffeeaddict