SESEORANG ADALAH KITA

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 12 Maret 2016
SESEORANG ADALAH KITA

Seseorang telah melalui ribuan hal, pada keseharian, minggu, bulan, dan lima ratus dua puluh lima ribu enam ratus menit kedepan dan semakin melaju. Kejadian yang membuatnya terjatuh, terangkat, terbanting lagi, lalu bangkit bagai zombi, berkeliaran di pinggir pedistrian hingga mimpinya untuk berkendara terwujudkan walau bunga cicilan membengkak bagai dosa-dosa jenis baru.

Keserakahan ditampilkan dalam layar kaca hingga iklan, kisah duka dan cerita picisan menjadi serupa meski tak sama. Lalu politik menjadi kewajaran tiap jiwa memangsa jiwa lainnya. Mungkin tanpa sadar keterlibatan seseorang dalam hidupnya tak berangsur bagai yel-yel di gedung pelayan publik, dan kepurbaan transformasi ialah impian dan obrolan kotoran sapi. Garis terbentang begitu panjang memisahkan kesatuan, padahal darah terlanjur dibuang, untuk apa?

Seseorang berjalan, pada aspal cermin, sisa hujan seharian. Mencari cinta, beranak pinak, buang air, berburu sekali lagi untuk lambung dan laminnya, mungkin juga untuk tanggung jawab yang membebani dan tak pernah tahu menahu dari mana permulaannya. Menjadi tua, renta, menyusuri nostalgia yang membanggakan, menelusuri masa depan seakan-akan kepastian. Menjadi Tuhan untuk dirinya sendiri. Menjadi entah, karena tak sanggup pemikiran bahkan materi pada semesta untuk menafsirkan.

Seseorang mengemban raga dengan rapalan prosa, menuding dunia yang rapuh, menuding wajahnya sesekali pula. Mencari kesempurnaan tak kunjung usai.
Seseorang adalah aku, kamu, kita...berlari tak henti, berlari riang, menangis pada sunyi, menyadari hidup tak mampu menciptakan koalisi kepemimpinan dan sel-sel tubuh yang bernafas tak tentu. Mencari apa? tidak mencari sia juga.

: rindu membebani, bertemu takdir bagai teori, bertemu mimpi pun tak pasti :