Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 10 Maret 2016   11:57 WIB
TAK BERTUAN

Musim gemilang
Menangislah langit
Pedang bersarung
Arak bergulir-gulir
Menyulang dendam
Di pusara hati.

Jika lelah mendengarkan,
aku akan berhenti bicara.
Jika kau tanyakan isi diam,
Ia telah bertumbuh rimba kebencian.
Waktu berkelebat,
Lebih cepat dari jatuhnya air mata.

Jiwa yang bebas jangan menangis lagi,
Habis sudah sandaran kesah,
Kita kembali seperti sedia kala,
Sabar merakit gemilang.
Bahtera berlubang pergilah berlayar,
Dermaga hanya semak untuk tambatan,
Langit memantulkan kembara,
Karam tak tertuliskan.

Sudah,
berhentilah menyiksa dirimu
dengan aksara sendu.
Cinta semi bagai kecambah,
kau tinggal memilih pohon manapun
untuk berteduh.
Tunggulah,
tumbuh.

Tapi kali ini
musim dingin tlah mampir,
Bulan muda di ujung jalan.

Mungkinkah aku
hanyalah Penyair mati,
yang terbakar waktu.

Karya : Donny coffeeaddict