RINDU

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 05 Maret 2016
RINDU

Suatu musim,
aku dirundung getir bukit-bukit bersyair,
ketika panen menyisakan kepulan asap kemenangan,
dan nasi tersaji di dinginnya kabut.

Adalah masa kanak-kanak
yang merajai sungai brantas,
melarungkan kulit buah berlayar ribang,
menyelam di tarian murni jiwanya.
Aku bernaung di dasarnya,
seperti jua yang lain,
menunggu hujan, menunggu rindang,
berbekal kosong di tawa yang lepas,
memandang langit biru muda di latar candi liswa.

Kapankah kembali,
memejam mata hanya merasa,
memejam hati hilanglah kata.

Kapankah kembali,
jika tak menciptakannya
untuk benih-benih muda.