MUDA

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 04 Maret 2016
MUDA

Adhi-adhi yang singgah
adalah peringatan
adarma yang tanggung usainya.
Padahal nagara tak sowan
untuk memanggilku dalam riuh perang.
Memang kami tak seluhur kitab-kitab tua,
tak memberkahi jalanan dengan kearifan,
dan menenggelamkan hati dalam cinta teduh.

Bulan sabit, lama tak sua.
Siang menggali kehidupan,
dan malam hanyalah waktu terbuang,
bermimpi bertemu Tuhan.
Bagiku hidup ialah babak mendhala,
berputar pasti,
kita saja menganggapnya tanpa arah.
serumit pikir yang tak sampai.
Mungkin pula aku yang terlalu bebal memahaminya.

  • view 77