NIHIL

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Februari 2016
NIHIL

Tubuhku samudera,
Ombak yang membawamu kembara,
Memburu kaki langit,
Dirakit birahi.
Dan kau, sebut itu cinta.

Peluhku hujan,
Di musim gerah,
Merendam renta dirimu,
Menanggalkan dharma,
Menyerah di kaki setengah menapak.
Dan kau, menyebutnya cinta.

Langkahku angin,
Gemulai menarikan jeda,
Waktu berhenti melaju,
Waktu berulang-ulang,
Sejarah ialah sihir dan gaib,
Dan ruh berhembus menjatuhkan hati cadas,
Meluluhkan semedi rasa,

Apakah masih kau sebut cinta?
Sebab tak pernah kau sambangi telingaku dengan tanya,
sebab aku masih mengeja diam?

Jika dirimu menjadi bara api, dan meledak di langit pagi, apakah matahari akan cemburu lalu masuk diam-diam.

Jika dirimu mencari jalan diantara liku belukar apakah tubuh menyisakan guratan durinya.
Karena aku tak berpintu, tanpa jendela, tanpa celah, tanpa cahaya, bahkan tanpa gelap pula.

Aku, cinta nihil bagi dunia, sayang...
Hati didih,
Tanpa api.

  • view 64