SEPI

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 21 Februari 2016
SEPI

Raga,

bisa juga kau, aku atau mereka

limbung melawan angin

bermimpi burung-burung di langit berbusa,

perahu kertas, kulit jeruk dan pasir sembrani.

Menghela isak keringnya air mata

?

berlari pulang katamu?

?

tak seorangpun menyambut,

rumah tanpa pintu dan jendela

tanpa kisah kanak-kanak

tanpa sukacita juga duka

... menghancurkan hati.

?

Pagi terbakar dari balik randu

buah retak, duri retak, kapuk lapuk

hati kaca terberai ditikam hari.

?

Pada suatu ketika,

kita hanyalah sekumpulan kutu

penuh kehilangan-kehilangan

melompat setinggi langit

sembari memejamkan nurani,

?

berlari pulang katamu?

?

Kepulangan seperti jua kematian

butuh rumah untuk disambang

butuh lambaian sisa-sisa.

?

"bagaimana harimu, masihkan rahasia-rahasia terpatri di jalur nadi, masihkah ingin menguasai dunia tanpa beranjak mengejan di kakus, masihkan hancur dibagian terdalam hatimu hingga puisi-puisi kacau balau, dan tak butuh lagi disyairkan?"

?

berlari kemana lagi katamu?

tak seorangpun dirumah

dunia juga rumah

isi kepalamu jua rumah

kesepianmu...

rumah.

  • view 68