PASRAH

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 25 April 2016
PASRAH

Butakah kita
saat pohon ditebang
hutan ditimang gerah
sungai mengalirkan debu
ternak sarapan tali plastik
dan kertas koran pembungkus kacang

katakata memelar
menjadi balon berisi helium
mencekat kerongkongmu
meneriakkan suara ciut

sepiring jiwa berharga tinggi
tanah kehilangan hak milik
para bapak dirundung kebingungannya
kehilangan sang pencipta sekali lagi
--berhala dalam lembaran kertas--

dari desa hingga kota
dari gardu hingga gedung anti gempa
dari bakiak hingga sepatu kulit buaya
dari anpo hingga cilok
dan kerupuk miskin dengan kemasan kardus
dan di sini diberi nama berbahasa asing

kusaksikan segalanya
kurasakan sakitnya juga
di dada ini, mungkin juga di dadamu
mengiris nadi, urat, dan indera
berdecit, mendesah dan tak tertahankan

marahlah, marahlah pada dunia! katamu
pada dirimu sendiri
pada langit
pada apapun
hingga kau bosan dan berhenti geram
menenangkan diri