PICISAN

Donny coffeeaddict
Karya Donny coffeeaddict Kategori Puisi
dipublikasikan 19 April 2016
PICISAN

Rindu adalah tentang menunggu
cinta adalah apologi
legalitas akan keinginan dan hasrat
beberapa menganggapnya sepihak
bahwa pemberontakan sekaligus pengagungan
tak dapat ditampik kekuatannya

Sebagai contoh
Bahwa untuk menjelasakan sebuah orgasme
kita harus mengikuti jalur penuh cabang
menghindari kalimat binal nan vulgar
terkadang kegundahan serta keterpurukan
melibatkan Tuhan sebagai alibi
Kelamin tak lagi menjadi bahan baku alami
untuk menunjukkan kewajaran manusia

--ah, Tai kebo rasa coklat--

Lalu Seorang penulis dan penyair
memiliki keresahan yang sama
membongkar kamus besar bahasa
membawa magnet listrik
seakan mencari jarum di dalam jerami
lebih efektif dan efisien
sedangkan ahli dakwah
sebaiknya jangan dilibatkan
tapi terserahlah...

ok, Akan kubuat judul seperti ini

"Alegori sunyi di rimbun daun saman"

berisi kegalauan masa muda
dan obsesi bunuh diri

--ah, taimu sendiri tak bisa kau lihat saat keluar--

Aku buka dengan prolog,
"...Sastra berbulu roma
merinding tak tertahan
belahan dada dan paha
seputih awan
mengawali perjalanan..."

--ah, ah, ah--