Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 28 Maret 2016   09:06 WIB
SESAL

Semestinya pertemuan itu
berlangsung sedari dulu,
karena rumitnya jalan hidup
di masing-masing hari.

Kita hanyalah ksatria yang sama
meski berbeda dharma,
kita menangguhkan karma
karena cinta menembus takdir.

Dan bunga-bunga
tak lagi butuh hujan untuk mekar,
tak butuh udara untuk nafas,
menguji jiwanya sendiri
di latar gulita kembara.

Kita ternyata tak sadar
terkadang saling mengutarakan makna,
tiap menyusuri pandangan diantara keling mata.

Saat ini tak ada mata yang terbuka melihat lebih dalam, kulit mati rasa,
begitupun bibir, lidah bahkan hati dan apapun inderamu.

Karena sebaik-baiknya keadaan kita hanya mampu menerimanya sebagai bonus hidup,
tak perlu lagi menciptakan adonan sebaik pencariannya.

Karena ketakutan paling purba
adalah bertahan hidup untuk masa mendatang,
sedangkan ketakutan kita
ialah tak dapat menikmati segala hal yang telah disediakan.

Banyak jalan menjemput impian,
banyak langkah untuk dihitung,
banyak cara pula untuk sekedar
mengutarakan perpisahan.

?

Karya : Donny coffeeaddict