Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kesehatan 22 Juni 2018   15:16 WIB
8 Jenis Kecerdasan Anak dan Ciri-Cirinya

Teori-teori perkembangan anak menjelaskan bahwa tahap perkembangan anak satu dengan yang lainnya berbeda-beda walau secara keseluruhan sama. Kecedasan anak pun berbeda-beda. Ada yang lebih condong ke musik, alam, sosial, angka, dan lain sebagainya. Menilai kecerdasan anak tidak bisa hanya berdasarkan skor standar semata, Bun, seperti tes IQ. Dr. Howard Gardner, Profesor bidang pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat membagi 8 jenis kecerdasan yang kemudian dikenal sebagai Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences). Berikut adalah 8 jenis kecerdasan anak dan ciri-cirinya.

1. Kecerdasan Linguistik (Work Smart).

Kecerdasan linguistik berkaitan dengan kemampuan anak dalam berbahasa baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Anak yang mempunyai kecerdasan linguistik yang menonjol biasanya lebih suka belajar dengan mendengar, suka bercerita, lebih cepat menyerap kosa kata baru atau asing, membuat puisi, dan aktivitas lain yang berhubungan dengan kata-kata.

2. Kecerdasan Logika-Matematika (Number Smart)

Anak yang menonjol di kecerdasan logika matematika mempunyai minat besar untuk sering bereksplorasi, cerewet bertanya tentang suatu hal yang membuat ia penasaran seperti fenomena-fenomena, sering menuntut peryataan logis dan masuk akal dari setiap pertanyaan, tertarik dengan angka-angka, menyukai matematika, dan hal-hal yang berbau sains, maupun yang berhubungan dengan logika.

3. Kecerdasan Visual-Spasial (Picture Smart).

Kecerdasan ini melibatkan kepekaan dalam melakukan pengamatan dan berpikir dalam suatu gambar. Kecerdasan ini membuat anak bisa lebih mudah untuk membayangkan bentuk-bentuk tiga dimensi atau geometri. Biasanya anak dengan kecerdasan ini sangat menyukai permainan seperti puzzle, bermain balok, menggambar, mencari jalan keluar dalam sebuah labirin, mencorat-coret kertas, mewarnai, suka berimajinasi, serta sering menghabiskan waktu luang untuk melamun. 

4. Kecerdasan Musikal (Music Smart).

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan berpikir atau mencerna suatu musik. Anak yang mempunyai keverdasan musikal sensitif terhadap ritme, suara, dan struktur musik. Ciri-ciri anak yang memiliki kecerdasan ini, yaitu suka bernyanyi, menggoyangkan badan atau berjoget ketika mendengar suara musik, suka mendengarkan musik, mengingat lagu, dan suka memukul-mukul benda seperti bermain drum.

5. Kecerdasan Gerak Tubuh (Body Smart).

 Kecerdasan ini meliputi kemampuan mengendalikan gerakan, keseimbangan, juga ketangkasan dalam bergerak. Anak yang memiliki kecerdasan body smart sangat aktif, seperti suka berolahraga, menari, menyentuh berbagai benda dan mempelajarinya, atau membuat suatu prakarya, dan menonton pertunjukkan balet atau teater.

6. Kecerdasan Intrapersonal (Self Smart).

Kecerdasan ini meliputi kemampuan mengetahui dan memahami diri sendiri, mengetahui apa yang diinginkan, bagaimana reaksi diri dalam merespon situasi, juga memahami situasi apa yang sebaiknya dia hindari. Ciri anak yang mempunyai kecerdasan ini diantaranya tau apa saja yang dapat dan tidak dapat dilakukan di lingkungan sosialnya, tau dengan tepat siapa orang yang bisa dimintai bantuan, cenderung lebih suka bermain sendiri, bisa mengatur emosi dengan baik, sudah tahu ingin jadi apa saat besar nanti, dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

7. Kecerdasan Interpersonal (People Smart).

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan berkomunikasi dan memahami orang lain, serta melihat perbedaan orang lain dari motivasi, tempramen, dan suasana hati orang lain. Anak yang menonjol pada kecerdasan ini biasanya mudah menjalin hubungan dengan orang lain, serta sangat peka terhadap perasaan orang lain. Berbanding terbalik dengan self smart, anak yang memiliki tipe kecerdasan ini lebih suka bermain dengan banyak orang, mampu memahami perasaan orang lain, dan cenderung menonjol sehingga suka memimpin saat bermain.

8. Kecerdasan Naturalis (Nature Smart).

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan merasakan bentuk dan elemen yang ada di alam pada setiap tahap perkembangan anak. Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang menonjol biasanya memiliki ketertarikan atau minat yang besar terhadap lingkungan alam sekitarnya. Menurut teori-teori perkembangan anak, anak yang memiliki kecerdasan naturalis sangat suka bermain di alam, menyukai binatang, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, dan suka dengan tanaman.

Karya : claudia harapankita