AMARAH

Wiwit Astianing
Karya Wiwit Astianing Kategori Puisi
dipublikasikan 04 September 2016
AMARAH

Jika ku pedang Umar bin Khattab, tebasanku hanyauntukmu
Jika ku tongkat Nabi Musa,
kutuk ku pasti padamu
Jika ku burung ababil,
batu kan kuhujam menusuk jantungmu
Itu jika.....Hanya jika.....
Begitukah saat kau marah duhai sahabat?
Meski pedih laksana luka terdalam
Meski perih bagai dirajam
Meski sakit bak ditusuk beribu sembilu
Amarah bukan untuk dipertontonkan
Kekesalan tak layak diumbar
Hancurnya hati bukan kekalahan abadi
Tatkala kau sadar......
Senyum kemenangan bapak setan dibaliknya
Tepuk tangan riuh anak setan meramaikan keberhasilannya
Pesta pora cucu setan merayakan kesuksesannya
Ya Rabbi Yang Menguasai hati semua insani
Cabutlah nafsu amarah dari benakku
Hapuslah rasa ingin menyakiti dari otak besarku
Ku berlindung pada-Mu dari semua yang menyesatkanku

 

  • view 164