#G-Di : Kepingan pertemuan (Kita)

Chintya Dewi
Karya Chintya Dewi Kategori Puisi
dipublikasikan 14 Februari 2016
#G-Di  : Kepingan pertemuan (Kita)

?

Pertemuan pertama denganmu?

Dingin

Menyejukkan

Memberikan perasaan nyaman.?

?

Pertemuan pertama denganmu

Hanya menyimpan sedikit kenangan

Akan gurat wajahmu

Suaramu

Dan juga, ah rambutmu yang sedikit bergelombang

Dan tentu

Senyummu.

?

Pertemuan kedua denganmu,

Senyummu yang semakin menawan

Menarik kedua sisi bibirku untuk tersenyum pula

Tapi sayangnya, ku fikir

Seyummu tetap juara.

?

Dipertemuan kedua kita

Aku memilihmu

Entah mengapa, kupon vote itu kumasukkan ke dalam kotakmu

Sambil berharap cemas bagaimana hasilnya

Dan berharap pula, untuk bertemu denganmu lagi,

?

Dimalam pertemuan kedua kita

Aku sempat merasakan ada yang bergelora

Merah menyala, menari-nari dengan lara

Kau memboncengnya.

Oh, aku ini apa??

Aku aneh sekali bukan ?

?

Dipertemuan kedua kita

Perpisahan itu layaknya daun yang jatuh

Terbang begitu saja menghempas ke tanah

Dan rasa sakitnya tetiba tak ada lagi.

?

Pertemuan ketiga yang tak pernah ku sangka

Rasanya, Tuhan mengirimmu

Mengizinkanku?

Mengumpulkan puzzle tentang dirimu

Yang dulu masih terasa abu-abu

?

Pertemuan ketiga kita

Aku tak ingin beranjak dari situ

Entahlah, ada kamu.

?

Pertemuan ketiga kita

Aku membuatmu sedikit geram karena aku turun didepan bukan belakang seperti katamu

Maafkan aku

Dan kursi itu sebagai saksi mati yang nyata

Ketika jantungku berirama?

Ketika kita dipisahkan beberapa jengkal?

Ketika suaramu mengudara

Ketika senyummu semakin menggetarkan dada

?

Aku terpesona

Mungkin kini mulai tahap gila

Puzzle yang dulu sempat tak pernah lengkap

Abu-abu yang kini berubah menjadi putih tegas

Setegas bahwa setiap inchi dirimu?

Kini terpatri keras di sini

Di hati yang tak pernah merasa lagi

?

Bolehkah kita wujudkan pertemuan keempat kita?

Pertemuan untuk menggenapi pertemuan ketiga kita yang begitu kurang

Pertemuan yang menjadikan potongan itu kian itu

Pertemuan yang menjadikan namamu semakin sering ku singgung dalam doa

Pertemua yang kan menjadi pertemuan-pertemuan selanjutnya.

?

Dan ketika waktu belum memihak kepada (kita)

Biarkan saja terus ku pilin doa untukmu

Menyebutmu tanpa bosan kepada Tuhan?

untuk terus menjagamu, dan membuatmu baik-baik saja.?

?

Aku rindu,?

Semoga esok atau lusa

Pertemuan itu kembali ada

  • view 114