(Ber-)Topeng

Chintya Dewi
Karya Chintya Dewi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 08 Februari 2016
(Ber-)Topeng

Terkadang, banyak orang yang rela menggunakan berpuluh-puluh topeng untuk menutupi wajah aslinya. Entah topeng dalam arti sebenarnya atau kiasan terserah pada ia yang akan mengartikannya. Menjunjung banyak alasan di pundak dan di punggungnya yang berisi mengapa ia bertopeng segitu banyak.
Memang bertopeng buruk ? Ah tidak. Aku pun sedang berusaha (belajar) bertopeng pada saat dan waktu yang tepat. Karena sadar bahwa terkadang ekspresi diri yang sering tak layak untuk ditampilkan pada saat-saat yang tak seharusnya.?


Tapi, terlalu sering bertopeng bukankah menanggalkan jati diri? Mungkin juga berefek buruk bahwa orang lain akan lupa siapa sebenarnya kita. Teman disamping kita pun mungkin akan nampak kaget dan tak mengenali siapa kamu ketika topengmu kau lepas semua.

Kau boleh bertopeng, sungguh. Aku pun begitu.Bertopenglah disaat dan tempat yang tepat. Jangan lupa sesekali tunjukkan siapa dirimu. Jangan perduli apakah ia akan mengerutkan jidat atau tidak, karena setidaknya kau berusaha memperkenalkan dirimu yang sebenarnya.

Hei, be yourself. Ask to your self what the best thing for your live.

?

Pict :putianggraini.wordpress.com

  • view 206