Pria dalam Angan

Chintya Dewi
Karya Chintya Dewi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 14 Oktober 2016
Pria dalam Angan

Sasmita tengah duduk di sebuah taman, dengan dandanan yang kasual. Ia sedang menanti. Sejak tadi, pukul delapan pagi. Dua jam berlalu, dan ia yang di nanti Sasmita tetap tak kunjung datang. Hingga ke esokan paginya.Sasmita tetap disana. Hingga ...

Sasmita berjalan terus, dengan gaun panjangnya berwarna putih. Rambut tergerai indah dengan senyum yang terus merekah. Di depan sana, Rio menantinya dengan tuxedo dengan warna senada dengan Sasmita. Dengan kacamatanya, dengan senyumnya. Ia menyambut Sasmita dengan penuh cinta. Menyatukan cinta mereka, dalam naungan Tuhan. 

Senyum Sasmita merekah. bahagia. Ia tak pernah percaya, hari ini akan tiba. Dengan Rio, lelaki yang selama bertahun-tahun ia cintai. Berdiri di Altar, dengan hiasan bunga mawar merah favoritnya. Dengan setiap sudutnya, seperti apa yang Sasmita inginkan sejak lama. Sasmita tetap tersenyum, hingga akhirnya, ia menatap Rio kembali, Lelaki yang kini menggenggam erat tangannya dengan penuh cinta. 

Sayangnya, Rio semakin memudar. Bersama dengan tatapan hangat penuh kasih sayang, bersama dengan genggaman tangan Rio yang semakin meghilang. Detik berikutnya, Rio tak ada. Altar, bunga mawar, dan semua kerabatnya pun menghilang bagaikan ditiup angin...

Senyum Sasmita kini berganti dengan tetes air mata. Yang sejak pagi telah membasahi pipinya. Karena pernikahan itu, hanya bagaikan film yang berputar di memori ingatannya. Karena nyatanya, Sasmita kini hanya berdua dengan foto Rio di genggamannya. Di tengah taman favorit mereka berdua.

 

 

pict : https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjcuc7U1trPAhXIQ48KHcHPBtsQjRwIBw&url=http%3A%2F%2Fguaxbangets.blogspot.com%2F2010_04_01_archive.html&bvm=bv.135974163,d.c2I&psig=AFQjCNEUivikG_VJqD3tNj3SiuIwBIoNaw&ust=1476547610796726

 

Dilihat 153