Antara rinduku

Antara rinduku

Chintya Dewi
Karya Chintya Dewi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 22 Mei 2016
Antara rinduku

Rinduku hanya sebatas antara aku dan angin yang berhembus. Ia yang tetap berusaha untuk tenang, walau gemuruh mulai membuatnya tak mampu lagi untuk terdiam.

Rinduku hanya sebatas aku dan batu. Semakin keras dan tetap terdiam. Ia takut, jika akhirnya rindu itu hanya akan membuatnya pergi (lagi - seperti yang sudah berlalu).

Rinduku hanya sebatas aku dan lampu. Ia menimbulkan bayang, hanya bayang. Karena ia tak berani membuatnya nyata.

Rinduku laksana aku dan bioskop memoriku. Hanya aku yang menikmatinya. Menikmati setiap cerita tentang mu.

Rinduku laksana aku dan kalender dinding. Yang hanya bisa menghitung hari, berharap sebuah pertemuan kan tercipta lagi.

Haruskah aku berkata kepadamu bahwa aku merindukanmu? Tanpa tameng, tanpa penutup, tanpa basa - basi ataupun kode. Tapi, aku malu. Aku takut jika nanti kau hanya menganggapnya angin lalu.

pict : radittyashare.blogspot.com

  • view 185