Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Sejarah 10 November 2017   12:33 WIB
Makna Hari Pahlawan Diseperempat Abadku

10 November 2017

Merenung sejenak, mengingat sejarah Indonesia dulu kala, tepatnya tanggal 10 November 1945. Sejarah Indonesia 72 tahun yang lalu, mencoba kilas balik pelajaran sejarah waktu SD-SMA. Sejarah Indonesia setelah merdeka, sang saka merah putih berkibar. Maklumat mengenai berkibarnya sang saka merah putih untuk dikibarkan terus tertanggal 31 Agustus 1945. Bulan September di Surabaya, tepatnya di hotel Yamato, kolonial Belanda mngibarkan bendera belanda tanpa sepengetahuan pemerintah Indonesia. Keesokan harinya, pemuda surabaya melihat bendera belanda di puncak hotel Yamato. Setelah itu, ada perundingan untuk menurunkan bendera belanda. Namun, pihak kolonial menolak. Pada akhirnya, pemuda surabaya menurunkan dan merobek bendera belanda pada bagian warna biru, lalu dikerek kembali dengan warna merah putih. Hal ini memicu pertempuran pertama. beberapa bulan kemudian, tembak menembak masih berlangsung di Surabaya yang menewaskan kematian Jendral Mallaby. Setelah kematian Mallaby, tanggal 10 November pihak kolonial memberikan ultimatum untuk menyerahkan senjata. Namun,  pemuda Indonesia tidak menggubris ultimatum tersebut karena Indonesia sudah merdeka dan berdiri sendiri. Bung Tomo dan pemuda Indonesia melakukan perlawanan di Surabaya. Sejarah perlawanan di Surabaya ini dikenal sebagai Hari Pahlawan tepatnya tanggal 10 November. 

10 November 1992

Makna Hari Pahlawan diseperempat abadku ini, kutujukan pada Ibuk. yang telah berjuang selama 9 bulan, 25 tahun mendidik, menyayangi tanpa batas. 

Teringat kembali pada lirik lagu shoutul haq tentang ibu:

Bila kuingat masa kecilku 
Kuslalu menyusahkanmu 
Bila kuingat masa kanakku 
Kuslalu mengecewakanmu 

Banyak sekali pengorbananmu 
Yang kau berikan padaku 
Tanpa letih dan tanpa pamrih 
Kau berikan semua itu 

Reff : 
Engkaulah yang ku kasihi 
Engkaulah rinduku 
Ku harap slalu doamu 
Dari dirimu ya ibu 

Tanpa doamu takkan kuraih 
Tanpa doamu takkan kucapai 
Segala cita yang kuinginkan 
Dari diriku ya Ibu

Bulan September akhir, disela sela percakapan antara aku dan ibu. Tiba-tiba ibu bilang, dek, semoga bisa ujian sebelum ulang tahun ya. kira kira bisa ndak dek? Ku hanya merespon iya doakan saja candra buk, semoga lancar. Bulan oktober, menghadap bapak dosen,  kira kira bisa ujian sebelum berangkat ke lampung tidak pak? kenapa sebelum berangkat ke lampung? kenapa ngga setelah ke lampung? Ku jawab: biar ndak ketumpuk-tumpuk pikiran saja pak, ngelab proyek, laporan proyek, lampung, thesis yang belum sidang. Bisa mba, kelar-kelar, sambil nyari nyari jadwal selo ujian wae sama pembimbing kedua. Oke baik pak.

9-12 okt seminar di lampung (rasa-rasanya ngga mau berangkat, tapi gimana lagi)

16 okt 17 sidang thesis

sep-nov proyekan

Segera selesaikan! salam! Berjuanglah terus! Selamat beraktivitas dan Selamat hari pahlawan,

Karya : Candrasari Harifah