Janji

Janji

Chairunisa Eka
Karya Chairunisa Eka  Kategori Project
dipublikasikan 20 Oktober 2017
Janji

Memandang langit asa tanpa harapan

Gumpalan kerinduan yang sekian lama dipendam

Antara kecewa dan benci kadang emosi menjadi marah

Redam luka dengan kehangatan yang sempat tergoreskan

Kehidupan memang tak pernah ada yang abadi
---
Bagaimana bisa saling mencinta bila hati masih kosong?
Senyum yang selalu menjadi pembangkit semangat.
Hilang dari kejauhan tatkala kau berusaha menjaga jarak.
Namun yang tak akan pernah lupa bahwa kita pernah bersama.
Merajut mimpi yang terbengkalai, kitapun mulai mencoba kembali untuk menyambung ikatan itu agar tak terlepas satu sama lain. Aku, kamu, dan kita satu yang sempat ikrar adalah JANJI. Kadang janji pun bisa saja menjadi dusta.

Mungkin adakalanya kita pernah masing-masing merasa salah satu sama lain. Hapuskanlah air mata, maafkan kesalahan yang membuat kita saling terluka. Maafkan apa yang telah kita perbuat hari ini dan kemarin biar jadi pembelajaran. Kadang kita memang terlalu egois, mengharapkan itu bisa berjalan beriring dan terjadi bukan atas kehendakNya. Tapi kitalah yang melakukan kitalah sang sutradaranya. Mau dibuat perayaan apapun kita tak luput dari rasa duka ataupun bahagia.

Orang-orang tercinta, bukan aku merasa takut untuk kehilangan, tapi aku kuatir kamu meninggalkanku diam-diam. Dan tak mau menghiraukan apa yang ku katakan, diam, pergi, hening, dan tak ada sepatah katapun untuk berbicara walau hanya tiga kata "maafkan aku sayang". Kekasih, aku bagaimanapun mencintaimu dengan sepenuh hati. Bilang saja bila kau tak bahagia bersamaku, carilah kebahagiaanmu sendiri dengan apa yang kamu mau puaskanlah dan carilah kebahagiaanmu sendiri dengan tanpa diriku. Bila itu yang kamu mau.

Suatu hari kamupun akan kembali untuk pulang bersamaku menoreh berlian dalam genggaman tangan berdua. Karena saat ada kesulitan itu akan ada kemudahan untukmu kembali padaku, walau aku sudah membuatmu cukup berjuang, tapi bisakah kamu sedikit saja memberikan ruang yang nyaman memelukmu dan mencintaimu dari dekat. Bukan karena kamu berprestasi ataupun kaya raya, yang aku lihat adalah bersamamu sudah cukup membuatku bahagia.

Jakarta, 20 Oktober 2017
-C-

Picture by Pixabay

  • view 85