Kurikulum Pendidikan Lebih Baik

Chairunisa Eka
Karya Chairunisa Eka  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 12 September 2016
Kurikulum Pendidikan Lebih Baik

Teruntuk Guru-guru se-SLB B se Indonesia

Jangan pernah merasa bosan untuk mengajari mereka untuk belajar mendapatkan ilmu yang banyak. Jangan hanya mengharapkan uang dari gaji mengajar. Guruku engkau di amanah kan sebagai pembimbing pengganti orang tua.

Biarkan mereka bertanya lebih banyak, karena mereka butuh bahasa yang luas dan pengetahuan yang banyak, jadikan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Guruku, anak-anak butuh anda dalam mengajar, tidak hanya dunia tulis menulis saja ajarkan mereka kepemimpinan sedari dini, ajarkan mereka untuk disiplin, ajarkan mereka untuk menghormati yang lebih tua. Dan ajarkan mereka tentang kasih sayang terhadap sesama kelak ketika dewasa mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk menolong sesama.

Guruku tersayang, tibalah waktunya berbenah karena masa depan mereka ada ditanganmu. Secerah apapun impian mereka, berikan mereka ruang untuk berprestasi dan diapreasi. Kelak di masa depan mereka akan berterima kasih padamu, karena telah berjuang dan bekerja keras tanpa mengenal lelah.

Guruku tersayang, muridmu tidak banyak hanya bisa dihitung dengan jari, seharusnya engkau belajar kreatif memperluas ilmu tidak hanya melalui buku tetapi juga melalui kesabaran. Suatu saat nanti jika engaku sudah tua murid-muridmu akan mengunjungimu sebagai guru terfavorit dan disegani sepanjang masa tidak hanya tegas, keras, disiplin dan bersahaja.

Kita sudah memasuki bumi dan pemanasan global serta memasuki ekonomi kreatif, guruku ajarkan mereka berbisnis sedari dini melalui warung sekolah atau apapun yang bisa engkau lakukan kelak mereka akan menjadi orang yang berhasil di masa depan di usia muda

Guruku, suatu hari jika saya datang mengunjungimu sebagai motivator pendidikan apa yang akan engkau lakukan???

Sepanjang hayat, saya tidak pernah memasuki pendidikan SLB semua saya lakukan melalui perjuangan panjang dilecehkan, dicemooh bahkan tidak ada teman yang ingin berreman denganku saat duduk di bangku sekolah dasar. Dengan begitu saya tahu kehidupan itu sangat keras sekeras perjuangan saya menempuh 7 tahun lulus sekolah. Di SMP hingga SMA saya mendapatkan teman luar biasa yang mau membantu saya untuk memahami semua pelajaran.

Selama kuliah saya berjuang sendirian menempuh pendidikan hingga berhasil menjadi seorang sarjana. Itu berkat doa dan kerja keras orang tua yang tidak pernah berhenti untuk mendukung penuh semua pendidikan yang telah saya jalankan.

Siapa bilang tunarungu ridak punya potensi dan mendapatkan pendidikan hingga menjadi doktor? ada, hanya engkau tidak pernah mencari informasi dan memberikan kata-kata penyemangat untuk mereka berusaha mendapatkan semua bahasa apapun yang bisa dikuasai.

Guruku tersayang, saya baru mengetahui bahwa pendidikan SLB B tunarungu tidak sesuai dengan standar kurikulum. Tidak ada pelajaran yang bisa mereka kuasai seperti di sekolah umum. Saya merasa tertantang ketika mendengar kata kurikulum.

Melalui perjuangan yang akan segera dimulai nanti, maukah engkau membantuku berjuang mendapatkan hak sepenuhnya atas dasar kesamaan dalam pendidikan? sudah kewajibanmu bukan? jika memang engkau mau mari kita sama-sama mencerdaskan anak-anak Indonesia supaya kelak mereka bisa menguasai dunia, menguasai bahasa.


Salam semangat perjuangan dari Calon Mangister Pendidikan yang siap untuk melanjutkan studi


Jakarta, 13 September 2016

-Chairunisa Eka A.R, S.Ds-

 

Sumber : Guru

  • view 210