Tak Ada Bakat Bukan Berarti Menyerah

Chairunisa Eka
Karya Chairunisa Eka  Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 08 April 2016
Tak Ada Bakat Bukan Berarti Menyerah

-Refleksi Diri-

Tuhan telah menitipkan suatu kelebihan untuk kita, jangan pernah menyia-nyiakan apa yang kita miliki. Rencana Tuhan memang tanpa di duga, sayangnya banyak orang yang sudah sukses lalu terpuruk hanya karena gengsinya. Padahal apabila kita mau berkaca pada diri sendiri dengan kemampuan yang kita miliki, itu adalah sebuah pencapaian saat titik sukses itu telah berhasil kita raih. Dengan begitu apapun usaha yang kita lakukan itu baik maka hasilnya tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, dan berkarya untuk orang lain. Akan lebih hebat lagi jika kita mau belajar atas pencapaian tersebut, ada saatnya titik jenuh itu selalu menjadi perangkap bagi kita.

Orang yang tidak menyadari kemampuannya sangat berbeda dengan orang lain di sekitarnya, bahkan dia memiliki kecakapan yang cukup untuk membuat orang lain menyukainya. Hal yang mendasari kita untuk menjadi orang paling sempurna adalah mengakui kekurangan yang kita miliki tidak akan menjadi beban bagi orang lain. Justru itu akan melemahkan kita untuk menunjukkan diri bahwa kita cukup menjadi diri sendiri agar mampu menapaki kesuksesan tanpa memikirkan apa kekurangan kita jadi tunjukkan kelebihan yang kita miliki di depan orang lain.

Percaya diri pada pribadi yang santun dan sederhana mampu membuat orang menjadi peduli karena satu kuncinya adalah komunikasi terus menerus dengan tidak menjadi orang yang bijak cukup menjadi orang yang rajin bertanya pada orang lain. Akan membuat kita belajar banyak hal untuk menghargai orang lain entah itu komentar positif ataupun masukan yang menggelitik menjadi bahan koreksi diri bagi kita, untuk menjadi makhluk sosial yang berdampingan harus mau menerima dan memberi apapun yang kita dapat dalam menjalani kehidupan kita.

Orang yang berkarya lebih baik dari kita, maka kita akan terpacu untuk berkarya dengan cara yang lebih baik juga. Tantangannya adalah jangan pernah menyerah pada keadaan apapun di sekitar kita, Tuhan itu maha pemberi yang kita punya dan kita miliki jagalah dengan baik sebaik kita dijaga oleh orang tua kita. Jadikan Keluarga sebagai panutan karena dari mereka kita akan menjadi orang yang sukses dan terus berkarya bagi orang lain. Jangan pernah berhenti dan jangan mengeluh karena hasilnya akan menjadi sia-sia.

-Tantangan Inspirasi.co-

Memperoleh pundi-pundi karya karena itulah kita menyimpan bakat yang kita miliki, lakukanlah dengan penuh  kepercayaan diri dengan kemampuan adalah orang yang mau berbagi karya dengan siapapun. Mau muda atau tua, umur bukan masalah untuk menjadi terpandang. Karena dengan berkarya Kita bisa berprestasi, bukan mengejar target untuk memiliki rupiah tapi bagaimana agar membuat orang lain tertarik membaca karya kita.

Jangan menjadi orang yang penuh tekanan agar karyamu menjadi contoh yang harus disukai banyak orang. Bagaimana cara agar sebuah karya yang 'kaya' dan jujur bisa menarik setiap orang menjadi pembaca yang cerdas dengan tulisan yang membangun maupun mendidik. Setiap inspirasi apapun yang kita dapat jadikan sebuah penghargaan diri agar menjadi penulis yang tidak terus menerus membebankan sebuah contekan orang lain menjadi karya sendiri agar layak dibaca.

Ingat Tuhan menitipkan sebuah kelebihan agar kita menjadi berguna. Menutupi kekurangan kita dengan kelebihan, hanya orang terdekatlah yang tahu. Orang lain bisa menilai kita apakah kita layak menjadi pembijak atas karya yang dibuat dengan penuh keberanian sebelum di send dan dibaca banyak orang lain. Penilaian terbaik atas sebuah karya adalah tidak mengeluh atas sebuah saran dan kritikan dari setiap komentar yang kita dapat. Jadilah orang yang berhati 'kaya' dan pandai menilai jawaban dari setiap masukan agar kita bisa dikenal karena karya kita lebih baik dari orang lain.

-Karena Inspirasi.co Aku mulai bangkit-

Jangan ditanya mengapa aku bisa sangat begitu tertarik dengan media ini, karena saya sangat mengapresiasi dan kecintaan saya yang begitu besar pada Indonesia, bukankah kita harus menghargai jasa para generasi yang membawa kita menjadi orang yang berguna? Bukankah kita harus menghargai para pejuang yang sampai saat ini hampir terlupakan? masih ingat betapa sulitnya untuk menjadi orang yang merdeka dari penjajah asing?

Ya, pada hari ini pun kita masih terjajah dengan dunia yang begitu sudah tidak asing lagi dalam dunia maya. Banyak yang kita gunakan untuk berkarya, baru kali inilah saya mendapatkan sesuatu yang membuat saya makin mencintai karya anak bangsa sang generasi yang harus terus dipertahankan. Sang generasi yang harus terus berkarya menciptakan inspirasi yang hebat dan luar biasa.

Perkenalan saya dengan inspirasi itu dimulai ketika sebuah Watshapp grup disabilitas sebut saja JBFT (Jakarta Barrier Free Tourism) dimana salah satunya adalah saya menjadi anggotanya, disana banyak berkumpul teman-teman saya yang hebat dan luar biasa. Dari berbagai macam latar belakang pendidikan serta pekerjaan, salah satu yang membuat saya memperhatikan semua karya terbaik era twitter adalah Oom Denny JA, orang pasti mengenal siapa beliau, dari beliaulah saya mengenal Inspirasi.co, Saya mengenal beliau dari twitter dan menjadi friend dalam 2 tahun terakhir ini sebelum aktif di Watshapp Grup Disabilitas. Beliau mengajak saya untuk kembali aktif menulis dan menciptakan inspirasi agar menjadi lebih berguna lagi bagi orang lain maupun pembaca.

Kalau tidak salah ingat 'ayo segera bergabung di Inspirasi.co karya anak bangsa, dan dapatkan rupiah hanya dengan menulis (sambil menyelipkan link). Saya percaya saja sebelum bergabung disana, beliau mengajarkan artinya kesabaran agar karya kita layak dibaca oleh banyak orang. Beliau memiliki banyak teman, banyak karya sudah dihasilkan baik melalui media blognya, websitenya, twitternya, dan bahkan beliau membuat akun Inspirasi.co dengan namanya di google play store. Apapun karyanya itu beliau sangat menginspirasi bagi saya dan memacu saya untuk semangat berkarya menginspirasi sesuai dengan mottonya Inspirasi.co mari berkarya, mari menginspirasi.

Alam bawah sadar dan pikiran saya terus melaju untuk menciptakan karya yang menghasilkan agar dikenal dan dapat menjadi panutan seperti beliau. Dengan adanya beliau saya semakin percaya diri, dan bangkit dari pengangguran agar dapat kembali bekerja terus menerus menghasilkan karya terbaik sebisa saya. Dengan menulis di Inspirasi.co adalah obat anti stress dan pembangkit diri agar jangan pernah menyerah ketika gagal menulis. Apapun karya kita, layak atau tidak itu adalah sebuah bonus bahwa kita berhasil menutupi kekurangan kita dengan suatu kelebihan yang kita miliki.

Saya yang sudah lama menganggur, mengirim lamaran sebanyak mungkin di website lowongan kerja manapun sambil menunggu panggilan kerja dengan begini hobby menulis adalah menjadi nilai tambah, saya tidak merasa terbebani bahkan menjadi lebih semangat dan lebih baik lagi agar dapat menghasilkan karya sebanyak mungkin sambil menunggu panggilan kerja. Saya menyibukkan diri membuat desain atau membuat tulisan dimanapun saya suka. Rezeky itu sudah ada yang mengatur tinggal bagaimana kita menciptakan karya yang baik. Jangan menjadi orang yang sia-sia tanpa karya. Sebab menjadi gampang menyerah adalah membuat kita tidak dipedulikan orang sekitar. Untungnya saya mencoba menjadi freelance di salah satu website buatan anak bangsa juga agar rasa sepi dan dijauhkan dari pekerjaan menjadi lebih banyak sibuk berkutat dengan laptop.

Hei..jangan menjadi orang yang monoton keluarlah dari zona nyaman agar kamu, aku, dan kita dapat menjadi orang yang berhasil di masa depan. Dengan bermain atau mau berpura-pura bersandiwara lebih banyak di dunia mayamu agar orang lain bisa hadir di kehidupanmu. Tanpa pikir panjang orang lain memiliki penilaian sendiri dengan siapa nantinya kita berteman di dunia nyata secara langsung. Dunia maya memang kita punya banyak teman, ingat di dunia nyata belum tentu kita memiliki banyak teman seperti di dunia maya. Sadarlah kembalilah ke dunia nyatamu karena dia yang mampu memikatmu dengan karya nyatamu, dan orang lain akan menyukaimu, mendengarkanmu dan menilaimu lebih baik saat kamu hadir di dunia nyata. Dan mereka akan sangat senang sekali bersamamu sepanjang waktu melalui ruang dan waktu hanya di dunia nyata bukan dunia maya. Be strong, tetaplah menjadi diri sendiri tanpa menjiplak atau meniru karya orang lain.

Jakarta, 8 April 2016


  • Mochamad Syahrizal
    Mochamad Syahrizal
    1 tahun yang lalu.
    Saya juga menjadi lebih semangat berkarya semenjak adanya inspirasi.co ini

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Sebagai akun bayangan yang sukar menyata, saya jadi agak sedih juga baca ending artikel ini. Tapi bagaimanapun juga, ini adalah tulisan serius yang digarap penuh kesungguhan. Dan saya suka, Icha... ^_

  • Polisi Bahasa
    Polisi Bahasa
    1 tahun yang lalu.
    disekitarnya => di sekitarnya
    disekitar kita => di sekitar kita

  • Dinan 
    Dinan 
    1 tahun yang lalu.
    Baru baca tulisan mba yang ini, biasanya cuma sketsa, itupun 'berbau' Denny JA (yg sempat saya baca).

    Point yg saya suka adalah, jgn meninggalkan dunia nyata, karena mereka yg lebih memikatmu dan menilaimu dengan karya nyatamu.

    Point selanjutnya, tetaplah jadi diri sendiri/jangan menjiplak atau meniru karya org lain.

    Maaf jika ada kata-kata yg gak sama dgn tulisan mba, lewat HP soalnya, gak copy-paste.

    Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan mba, apapun itu, di semua sisi. Hanya celoteh dari org gak jelas...hehe