Jeritan Hati #1

Jeritan Hati #1

Ryska Damayanie
Karya Ryska Damayanie Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 April 2016
Jeritan Hati #1

Aku terdiam, duduk manis menikmati proses penguatan mental diriku.

Termenungku dalam lamunan mendalam. Dalam dan lebih dalam lagi.

Terpaut banyak gambaran yang ada dibenakku.

 

Doa yang tiada hentinya ku lantunkan kepada Tuhan, hanya cukup satu pintaku. Ya, hanya aku dan Tuhan yang tahu.

Tiga masalah yang membuatku penat memikirkannya, ku alihkan dengan menikmati film yang kurampok tiba-tiba.

Pengalihan sejenak pikiran, penyejuk hati, perefreshan diri.

Tentang penambahan satu masalah terakhir, dan mungkin hanya aku yang menganggap itu masalah, aku sudah memikirkannya sejak dulu.

Tapi... belum ada satu orang pun yang bisa ku ajak bicara mengenai hal ini. Seseorang yang bukan untuk memihakku, melainkan melihat dari sudut pandangku.

 

Bukan aku tak menyukai berada disekitar beliau, namun aku acapkali sakit hati mendengarkan topik yang selalu berulang.

Tersayat hati ini mendengar sesuatu yang dibanggakan orang lain.

Kata orang aku iri. Tapi keirian, kesakitan ini muncul karna hanya itu yang beliau bicarakan. Hanya itu yang beliau banggakan.

Bak ketika kau mendengarkan saudaramu dapat masuk perguruan tinggi terkenal idamannya dan dia sangat bangga menceritakan kegembiaraanmu kepadamu. Sedangkan di sisi lain kamu belum memiliki keberuntungan masuk kedalam perguruan tinggi idaman yang serupa.

Sungguh sakit serta membingungkan berada pada posisi seperti ini.

Kabur dan menjadi seorang pengecut.

Atau menghadapinya dengan luka yang mencekikmu.

 

Ya. Aku memilih untuk kabur demi meminimalisir lukaku. Atau dendam yang akan terngiang jika aku bertemu.

Pengecut? 

Ya. Anggapan bagi orang lain yang tak mengerti deritaku.

Biarkan begini, biarkan orang lain membicarakan apapun dibelakangku. Aku tak peduli.

Hanya kehidupanku yang ku pedulikan.

Karna aku, PEMERAN UTAMA DALAM KEHIDUPANKU.

04/26/2016 18:03:17

  • view 177