Inspirasi.co Adalah Candu & Aku Yang Enggak Bisa Move On

Harmawati
Karya Harmawati  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 September 2016
Inspirasi.co Adalah Candu &  Aku Yang Enggak Bisa Move On

Inspirasi.co adalah candu. Kenapa aku bilangnya begitu? Yah soalnya aku enggak bisa sih kalo cuma dalam sehari aja enggak ngebuka inspirasi.co. Waktu pertama ngedaftar sih aku bukanya sekali-sekali aja. Soalnya dulu pertama gabungnya pas akhir semester, jadi lagi sibuk-sibuknya ngejar deadline. Tapi kalo lagi nyari referensi proposal di google scholar, pasti aku sempatin buka tab lain buat inspirasi.co. Aku awalnya enggak tahu website inspirasi.co ini buat apa. Awalnya juga aku kira website ini hanya untuk penulis saja. Tapi meskipun itu aku asal ngedaftar aja via facebook soalnya aku emang suka nyari-nyari website yang cocok buat ngesave celotehan aku.

Aku bukan penulis, aku juga enggak jago nulis, kalo suka sih iya. Aku suka inspirasi.co ini, menurut aku perfect banget buat orang yang suka dan mau belajar nulis. Launchernya juga orang Indonesia sendiri, it’s really great. Aku menikmati tulisan-tulisan yang ada di inspirasi.co seperti cerpen, puisi, kisah inspiratif, aku termotivasi, selain itu aku juga belajar dari karya-karya tersebut. Bukan hanya itu aku juga jadi lebih semangat belajar nulisnya. Mungkin karena di inspirasi.co mayoritas yang suka nulis. Pokoknya I learn & get something new from this website, inspirasi.co. Aku juga berharap bisa berrkenalan dan belajar langsung dari mereka. Lalu aku mulai sering buka inspirasi.co dan upload karya-karyanya aku. Sebenarnya aku enggak pede nyebut karya -_-. Aku suka berselancar di inspirasi.co ada banyak inspirator dengan karya-karya mereka yang buat aku awesome banget.

Karena sering baca #virusmenulis dan karya-karya lainnya, alhamdulillah  aku udah enggak terlalu malas dan enggak banyak alasan lagi kalo mau nulis. Awalnya sih maksain banget. Biasa kalo udah bingung mau nulis apa yaudah deh enggak jadi nulis tapi akhir-akhir ini udah terbiasa. Targetnya sih minimal harus unggah  satu celoteh karya dalam sehari. Terus biarpun aku enggak ngunggah aku tetap nulis tentang apa aja. Ini supaya aku disiplin nulisnya. Aku percaya dengan kata-kata ini “hasil tidak akan mengkhianati proses.” Jadi aku semangat-semangat aja. Lagian kan kalo suka nulis dan punya impian jadi penulis yah nulis aja.

Aku selalu bilang kalo aku mau jadi penulis meskipun  aku enggak jago nulis merangkai kata -_- entah impian itu terlalu berlebihan atau tidak tapi aku hanya suka menulis. Aku suka, aku bahagia, dan aku hidup ketika menulis. Aku sebenarnya hanya tahu menuliskan apa yang ada dalam pikiranku, apa yang aku lihat, apa yang aku rasa dan dengar tapi merangkainya menjadi alunan kata yang indah aku enggak tahu. Aku pikir aku hanya harus menulis. Mungkin nanti aku juga akan bisa melakukannya. Seperti yang para penulis lainnya lakukan. Tapi aku tetap bersyukur setidaknya aku masih menikmati kata yang indah itu dari para penulis. Ah, itu rasanya sudah cukup memberi kesenangan tersendiri.

Sebelum punya akun di inspirasi.co, aku biasanya nulis di note facebook, tumblr, blog, instagram dan sesekali kirim tulisan di hipwee. Aneh ya, orang kan postingnya foto kalo di instagram. Ah tapi kalo aku mah enggak. Biasanya aku buat textgram terus aku kasih panjangin captionnya. Dan tujuan utama aku posting yah karena captionnya itu. Terus di note facebook aku enggak pede aja sih sebenarnya sama tulisan aku kalau diliat directly sama teman facebook. Jadi aku move on ke blog, tapi aku enggak suka aja nulis disana. Enggak tau aku malas aja ngepost diblog enggak ada sesuatu yang menarik, menurut aku. Jadi aku move on lagi ke tumblr. Ditumblr aku enggak mesti malu nepost panjang-panjang soalnya di website itu juga mayoritas nulis tapi tetap saja aku belom betah stay di sana eh emangnya rumah?

Sampai suatu hari aku beraniin diri ngirim celotehan tulisan ke hipwee. Alhamdulillah dari beberapa yang aku kirim hanya ada satu yang enggak dipublish. Di hipwee mesti nunggu dulu satu mingguan baru tulisannya di publish itupun kalo tulisannya memenuhi syarat. Tapi aku tetap mengirim tulisan beberapa kali.

Tapi sampai akhirnya aku ngebuka link inspirasi.co. Jadi ceritanya tuh ada teman facebook aku, dia seorang penulis. Aku sering share tulisannya dia. Sampai suatu hari dia ngeshare puisi tapi dalam bentuk link. Jadi dia nulisnya di inspirasi.co, ternyata. Yaudah karena aku suka sama tulisan-tulisannya jadi aku buka deh linknya. Terus karena aku emang suka aja asal sign in, yah aku sign in aja yang meskipun aku enggak tahu apa itu insipirasi.co. Nah jadi disitulahh pertama kalinya aku ngenal inspirasi.co ini.

Sejak saat itu mulai aku sering banget ngomongin inspirasi.co sama teman-temanku. Meskipun mereka kurang merespon dengan baik atau mungkin aku nya aja yang terlalu antusias. Ah mereka tidak tau saja bagaimana rasanya. Atau mungkin karena mereka tidak hobby nulis kayak aku kali yah. Jadi mereka anggapannya mungkin biasa-biasa aja, tapi buat aku great banget. Soalnya aku bisa kenal dengan inspirator lainnya. Bisa belajar dari karya-karya yang mereka posting dan aku juga bisa belajar menulis. Tapi yang lebih penting dan terpenting adalah aku udah nemu website terbaik untuk publish karya aku sendiri. Tempat yang menurut aku perfect banget.

This website really facilitates me to learn more not only about writing itself but many things. I will use this great opportunity to do my best too. Million thanks to inspirasi.co and its launcher and also for the writer who has introduced inspirasi.co to me. Now,I can’t move on to another website. I’ve addicted to this one.  

 


  • Resty Yustia Syauta
    Resty Yustia Syauta
    1 tahun yang lalu.
    Kak, kayaknya aku jatuh cinta dengan inspirasi.co gara-gara baca postingan ini deh.

  • SAM FIRDAUS
    SAM FIRDAUS
    1 tahun yang lalu.
    terima kasih udah betah di sini, kak. keep inspiring

    • Lihat 13 Respon

  • Diky Permana
    Diky Permana
    1 tahun yang lalu.
    Mantaapp