Si Sempurna Melankolis

Harmawati
Karya Harmawati  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Agustus 2016
Si Sempurna Melankolis

Melangkolis adalah salah satu dari empat tipe kepribadian manusia. Tipe kepribadian ini memang sangat sensitif kayak saya namun entah mengapa Melankolis ini juga disebut si Sempurna padahal banyak memiliki kekurangan. Tapi entah mengapa diriku yang punya kepribadian ini, biasa-biasa aja tuh jauh dari sempurna, kalo sensitif iyaa -_- skipskip

Dari keempat tipe kepribadian manusia: Sanguinis, Melankolis, Koleris dan Plegmatis, Aku adalah Si Sensitif Melangkolis sekedar info aja. Hmm, tenang-tenang, tulisan ini bukannya mau ngebahas tentang kepribadian yang aku punya yah tapi mau bahas tentang si Melankolis kok mungkin sedikit sama sih. Hanya mau berbagi saja, sharing for caring deh. Sebenarnya sih ini I dedicate firstly to myself who has Melankolis character and for anothers whomever read this writing. Soalnya aku emang paling suka aja sih cari tahu tahu dan cari tahu then talk more about myself entah itu kesukaan, sifat atau apapun, senang aja. Well let’s begin.

 Seorang tabib yang sekaligus filsafat dari Yunani, Hipocrates, mengatakan bahwa keempat temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting dalam tubuh manusia, yaitu:

1. Bersifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning)

2. Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam)

3. Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir)

4. Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah)

Kemudian, teori Hipocrates ini disempurankan oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh manusia dalam proporsi tertentu. Jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka itu dapat membentuk kepribadian seseorang. Teori ini kemudian dikenal dengan Hipocrates-Galenus. [ISIGOOD.COM]

Jadi seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa Melankolis tak hanya disebut si Sensitif tapi juga si Sempurna. Bagaimana maksudnya tuh? Si Melankolis ini disebut Sensitif karena perasaannya yang halus. Mereka  terlalu peka dan cepat tersinggung apa-apa dimasukin ke hati bawaperasaan -_- tapi disisi lain mereka juga benar-benar menjaga diri dan perbuatan mereka agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Dan yang lebih parah si Melankolis ini suka memendam rasa dendam, benci, marah, bahkan cinta. Duhh, si Melankolis jago amat yah soal mendam-mendam.

Masih dengan ke-sensitifannya, si Melankolis ini mempunyai rasa empati yang tinggi. Mereka pendengar yang baik tatkala ada teman yang dalam masalah, mereka mampu merasakan dengan baik apa yang temannya rasakan. Si melankolis ini cepat tersentuh, gak tegaan, cepat nangis, plus air matanya dekat. Saat melihat bapak-bapak yang lagi dorong motor yang mungkin bensinnya abis di pinggir jalan, si Melankolis udah mau nangis aja liatna, di dalam mobil si Melankolis udah pura-pura aja kelilipan pas nengok ke jendela padahal lagi ngelap air mata. Si melankolis ini selalu berpikir bahwa apa saja bisa terjadi di dunia ini. Bisa saja disuatu hari nanti dirinya ataupun orang-orang terdekatnya mengalami hal yang sama. Kalau aku sih menerjemahkan situasi ini seperti ‘Selalu menempatkan posisi kita di posisi orang lain’ karena kaki kanan tak selalu berada di depan. Begitu kata orang bijak. Melankolis’ high sensitivity gives its own sensation for theirselves. Iyaa, saat si Melankolis rapuh karena terlalu sensitif mereka justru punya kekuatan sendiri seperti berbagi, memahami orang lain misalnya.

Si Melankolis ini susah bersosialisasi. Menurut aku sih bukannya susah hanya saja, kami tidak melulu bertemu dengan orang yang tepat untuk saling berbagi eh apa bedanya yah. Kami bukannya pilih-pilih kok. Kami si Melankolis bukan pemilih, kami hanya berteman dengan hati-hati agar tidak makan hati dan alasannya hanya bisa dimengerti oleh kami, si Melankolis membela diri. Usut punya usut si Melankolis ini emang suka menyendiri sih. Hm sebenarnya bukan suka menyendiri, kami juga senang kok kalo lagi ngumpul bareng temen-temen dan cerita gak jelas ketawa ketiwi tapi kami orangnya tertutup. Sulit cerita sama orang lain kecuali kalo emang orang itu kepercayaan kami pembelaan kedua. Makanya si Melankolis ini rata-rata suka nulis. Mereka bercerita pada tulisan-tulisannya.

Masih dengan kekurangannya, si Melankolis ini suka membesar-besarkan masalah atau over negative thinking. Menurut aku sih ini emang benar. Kalo aku sih bilangnya over anxiety sama aja kali abisnya takut kalau nanti gak berjalan sesuai rencana. Ini berkaitan dengan sifatnya yang juga suka merendahkan dirinya. Yah kami mereka mungkin pesimis dan penakut plus less self confidence, sebut saja begitu. Tapi si Melankolis ini memang aneh. Dalam keadaan yang rapu seperti pesimis takut dan less self confidence, mereka masih tetap bisa mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Yah karena ke- over anxiety- annya, mereka melakukan pekerjaannya dengan teliti. Sangat hati-hati. Mereka terus memotivasi dirinya dan terus melakukan yang terbaiknya sebisanya. Lalu anxiety nya pun tidak terwujud.

Udah bahas sejauh ini tapi masih belum juga ketemu tuh the reason why Melankolis who has high sensitivity also called as perfectionist. Yahhh orang kan emang gak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik-Nya. Mungkin si Melankolis ini disebut sempurna karena disetiap kekurangannya seperti high sensitivity, misalnya, mereka selalu saja menemukan celah yang baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

 Terlepas dari apapun sifat kepribadian yang kita miliki, jangan berbangga pun jangan bersedih tapi syukurilah. Itu pemberiannya dan jadilah dirimu sendiri. I am not happy because I have Melankolis character. I am happy being who I am. I love myself and million thanks to Allah of  what He has given to me.


  • Fina Kamiliah
    Fina Kamiliah
    1 tahun yang lalu.
    bagus mbak harmawati, tulis lagi dong kepribadian yg lain ehehe

    • Lihat 11 Respon

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    saya melankolis tapi gak bisa baper soal cinta.
    kalo baper yang lain masih bisa

    • Lihat 7 Respon