Sibuk pada ciptaan-Nya, Lupa pada Penciptanya.

Harmawati
Karya Harmawati  Kategori Renungan
dipublikasikan 26 Agustus 2016
Sibuk pada ciptaan-Nya, Lupa pada Penciptanya.

Aku bersedih ketika mendapati dirimu yang merindu pun membutuhkan diri-Nya namun selalu saja tergesa-gesa saat berkunjung ke rumah-Nya. Ada apa dengan diri yang merasa 'rindu' itu? Apa kau mencoba menghiraukannya? Mengapa? Dirimu hanya ingin bertemu pada pemiliknya. Lalu mengapa kau tak memenuhinya? Kau mencoba menjauhkan dirimu sendiri dari pemiliknya.

Lagipula ini bukan hanya tentang rindu, tapi juga tentang kebutuhan, tentang keharusan juga tentang kedamaian. Kau harus mengunjungi rumah-Nya, itu kewajiban untukmu dan sungguh itu juga kebutuhanmu dan kau  hanya menemukan damaimu di sana. Tapi  wahai diri, mengapa kau selalu saja tergesa-gesa saat berkunjung ke rumah sejuk nan luas itu? Dan sepertinya kau tak pernah meluangkan waktumu hanya untuk mengunjunginya saja. Saat kau berada di sana, kau sebenarnya tidak benar-benar  sedang berada di sana. Pikiranmu di mana-mana dan kau ingin cepat-cepat beranjak dari tempatmu duduk.

Tak usah mengelak kau hanya mengunjunginya disela-sela waktu luangmu, disisa-sisa harimu dan selalu terburu-buru. Anak manis, jangan, jangan, lagi-lagi jangan anak manis. Itu tak baik. 

Apa kau tau, aku selalu menangis, menjerit saat kau berbuat demikian, tapi kau tak pernah acuh padaku. Aku mencoba memperingatkanmu tapi kau berpura-pura mengabaikan aku, menganggapku seolah tak ada. Kau membohongi dirimu sendiri. 

Wahai diri, kembalilah ke rumah-Nya, sebelum jalannya tertutup untukmu pun sebelum pintunya benar-benar terkunci. Lalu dirimu tak akan memiliki tempat di rumah-Nya yang luas. Jangan berlama-lama. Jangan sampai kau terlambat atau kau benar-benar tak akan mendapat tempat-Nya

Picture: Hipwee.com