Wanita-wanita ahli ibadah

Harmawati
Karya Harmawati  Kategori Renungan
dipublikasikan 21 Juli 2016
Wanita-wanita ahli ibadah

Mereka wanita-wanita ahli ibadah. Diantaranya, pertama kali disebutkan adalah Maryam. Ia disebut sebagai simbol penghambaan kepada Allah, lalu disebutkan lagi Hafsah binti Umar ibnu Khatab, lalu Zainab binti Jahsy dan masih banyak lainnya yang tak bisa kusebutkan satu persatu. 

Meskipun telah membacanya, aku tetap tidak mengetahui mereka.. yang aku tahu mereka adalah ahli-ahli ibadah yang telah disebutkan pada bab buku tersebut. Serasa cemburu. Dapat aku rasakan betapa mereka benar-benar taat pada-Nya. mereka benar2 mencintai Rabb dan Rasulullah, menghabiskan malam dengan-Nya sampai fajar menyingsing. menghabiskan hari mereka dengan berpuasa. 

Tapi itu lantas tak membuat mereka merasa aman. Mereka tetap tak berhenti menangis, menangis akan ketakutannya atas dosa yang diperbuatnya dan ketakutannya pada hari dimana semua perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya.

Padahal jika dipikir mereka sudah benar benar menghabiskan waktunya untuk beribadah. Sampai-sampai salah satu diantara mereka ada yang berkata, "aku akan senang jika air mataku habis karena menangis sehingga darahlah yang keluar, sampai akhirnya darahku akan habis dan pingsan".  Benar-benar wanita ahli ibadah. 

Aku rasanya cemburu. Tapi apalah aku ini. Hanya perempuan akhir zaman. Rasanya tak berhak bahkan tak pantas mencemburui mereka.  Entah karena malu atau sadar diri. Tapi semoga bisa mengambil hikmah, pelajaran dari kisah mereka.

*Diriku, berhentilah angkuh dan bersikap sombong bahkan pada Penciptakmu sendiri. Jangan bersikap seolah akan kekal berada di bumiNya. Semuanya hanya pinjaman. Pinjaman.*

Mkss, 21 July 2016

  • view 270