Terimakasih Untukmu (lagi)

Harmawati
Karya Harmawati  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Mei 2016
Terimakasih Untukmu  (lagi)

Kamu adalah orang yang selalu bersedia mendengarkan ceritaku (tetapnya keluhanku). Aku menyebutnya cerita-yah karena aku memang bercerita sih dan tidak ada niat untuk mengeluh, Cuma mau mengeksikan feeling kok- , tapi kamu menyebutnya sebagai keluhan. Keluhan yang katamu akan membuatku menjadi manusia yang tak tahu bersyukur, keluhan yang membuatku jauh dari rasa cukup. Itulah mengapa kau selalu menegurku saat aku mengeluh, tapi meskipun itu kau tidak pernah menolak untuk mendengarkannya. Aku tahu, itulah adalah caramu, bagaimana tetap mengajariku. Setelah mendengarkan –ceritaku- panjang lebar, kau pun mengambil alih, kau yang bercerita –tepatnya seperti berceramah, atau mengajari- lalu aku yang menjadi pendengar. Dan tentu saja kau selalu berhasil membuat aku menangis sedih, bahkan lebih sedih saat aku menceritaka ceritaku sendiri. Lalu aku pun berkata bahwa aku tak akan bercerita seperti ini lagi, aku akan lebih kuat lagi, yah aku harus!!

Yah aku kuat, aku menghadapi semuanya meski tak lagi dalam keadaan berdiri tegak. Tapi tetap saja ada hal yang benar-benar tak bisa aku selesaikan sendiri tanpa bercerita. Barangkali aku hanya harus mencoba lebih keras lagi.

  • view 105