Nayanika (2)

Catatan Ilalang
Karya Catatan Ilalang Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 18 Juni 2016
Nayanika (2)



Kalau engkau mau mengetahui tentang sebuah kebohongan yang indah, belajarlah dari pasangan-pasangan yang sedang jatuh hati satu sama lain.

Mereka akan memberitahumu tentang cerita-cerita indah yang dibumbui romantisme picisan yang mampu memerahkan pipi.

Kalau engkau mau melihat sebuah kejujuran yang sungguh-sungguh, lihatlah pada orang-orang yang malang nasibnya, yang baru saja patah hati kehilangan seseorang.

Mereka tak akan mampu memberikan kegembiraan nyata dalam kebohongan mereka yang dipaksakan.

Tapi, sayangku ... Jika engkau mau belajar tentang keindahan luka, tentang kesetiaan dan ketulusan yang terabaikan, lihatlah semua itu pada mata.

Iya... Lihatlah semua itu pada mata orang-orang yang telah mengecap lelah mencinta tapi terus bertahan demi kekasihnya, dan yang telah terpaksa menelan manis pahit nya segala rasa namun tetap tersenyum.

Di sana, akan engkau temui semuanya. Sedih, gembira, harapan, kehancuran, cinta, ketulusan, penolakan, pengkhianatan, juga rasa kasih dan sayang serta keteguhan yang tak tergerus apapun.

Dan janganlah engkau jauh-jauh mencari orang-orang seperti itu sayangku, hanya untuk membuktikan kata-kataku ini.

Lihatlah, tataplah matamu di cermin sana berlama-lama, maka akan kamu sadari bagaimana rasanya memiliki mata seperti itu, betapa indah dan melenakannya mata seperti itu, .

Juga di sana, akan engkau perhatikan perih luka yang tersembunyi, pun pasti akan engkau temukan ketulusan yang terpancar melalui binarnya.

Karena di matamulah aku dapat melihat dan merasai semuanya yang masih belum engkau sampaikan kepadaku. Karena di matamulah aku pernah jatuh hati berkali-kali, bahkan ketika aku meragukan perasaan itu sendiri.

Pada matalah, sayangku, tersampaikannya segala rasa dan asa ketika lidah terlalu kelu untuk mengutarakan bahwa jiwanya terluka dan tersesaki dengan keadaan yang ada.

Catatan Ilalang, 16 Juni 2016

 

 

  • view 102