Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 14419
            [type_id] => 1
            [user_id] => 8902
            [status_id] => 1
            [category_id] => 76
            [project_id] => 0
            [title] => aku layu tertunduk pada mata itu
            [content] => 

Matanya yang memandangku sendu terpaut dengan mata dia yang pernah menatapku pilu... Senyum nya yang terpaksa adalah sumber dari senyum dia yang pernah terluka bersamaku ...

Engkau, aku dan dia .. pernah terjebak,  pernah tertipu dan pernah terluka sekali ..
Tapi luka itu masih membekas, merah itu masih mengalir, dan nyeri itu masih terlihat lebam pada pandangannya...

Ah entahlah .. aku layu tertunduk pada mata itu, terenyuh pada senyum itu .. Meleleh mencair dalam dingin yang tak terucap...

 

Catatan Ilalang, 13 Mei 2016

[slug] => aku-layu-tertunduk-pada-mata-itu [url] => [is_commented] => 1 [tags] => [thumb] => file_1463103978.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 142 [issued] => 0 [author] => Catatan Ilalang [username] => catatanilalang [avatar] => file_1494329521.png [status_name] => published [category_name] => Catatan Harian [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 1 [created_at] => 2016-05-13T08:46:18+07:00 [updated_at] => 2018-09-23T10:23:01+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 33.131691ms [status] => 200 )