Ragam Hiasan Dinding Menggunakan Wallpaper

Nabila Syakib
Karya Nabila Syakib Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 23 Januari 2017
Ragam Hiasan Dinding Menggunakan Wallpaper

Dinding adalah bagian dari rumah yang sering dilihat baik oleh penghuni rumah maupun oleh tamu yang datang. Fungsi dinding kini tak hanya sebagai pemisah ruangan namun juga sebagai media kreatifitas penghuninya. Jika dahulu hiasan dinding yang sering digunakan adalah cat dinding, saat ini banyak cara lain yang juga populer seperti penempelan wallpaper atau kertas dinding.

Wallpaper dipilih karena memiliki banyak sekali corak dan juga motif yang bervariasi mulai dari warna polos, motif bunga, garis, abstrak maupun minimalis. Belakangan ini bahkan muncul wallpaper jenis baru yang dapat menyala dalam kegelapan atau disebut sebagai glow in the dark wallpaper. Penggunaan wallpaper untuk dinding dapat disesuaikan dengan tema ruangan maupun karakteristik pemilik ruangan. Wallpaper juga sering dijumpai digunakan di perhotelan atau tempat-tempat umum karena memiliki motif yang beragam dan mudah dalam proses penggantian nya. Pemakaian wallpaper juga dinilai lebih artistik dari pada cat tembok karena motif pada wallpaper yang tidak bisa ditiru jika menggunakan cat tembok.

Ada dua jenis wallpaper jika dilihat dari permukaannya yaitu wallpaper kertas dan wallpaper vinyl. Perbedaan dari keduanya yaitu:

  1. Wallpaper kertas terbuat dari kertas yang dapat di daur ulang namun mudah sobek. Permukaannya bercorak doff dan tidak mengkilap. Cara membersihkannya menggunakan lap kering dan tidak tahan basah.
  2. Wallpaper vinyl kebalikan dari wallpaper kertas, menggunakan bahan vinyl yang tidak dapat di daur ulang. Dapat dibersihkan menggunakan lap basah dan tidak mudah sobek. Permukaannya juga mengkilap sehingga lebih menarik.

Wallpaper umumnya dijual dalam bentuk roll atau gulungan. Lebar satu roll wallpaper adalah 50cm dan 93cm. Untuk panjangnya ada yang 5 meter, 10 meter, ada juga yang sampai 17,5 meter. Untuk dapat memperkirakan kebutuhan wallpaper pada pemasangan dinding, dapat dihitung dengan perhitungan luas dinding ruangan dikurangi dengan luas jendela atau pintu. Namun untuk lebih tepatnya dapat ditanyakan kepada penjual wallpaper di masing-masing toko.

Hiasan dinding menggunakan wallpaper sendiri banyak dipilih karena cara pemasangannya yang terbilang mudah dari pada melakukan pengecatan pada tembok dinding. Wallpaper dipasang menggunakan lem khusus dan biasanya dikerjakan oleh tukang yang sudah biasa memasang wallpaper. Namun jika Anda mau, sebenarnya dapat mempelajari cara pemasangan untuk kemudian mempraktekkannya. Berikut ini adalah langkah-langkah pemasangan wallpaper:

  1. Bersihkan area dinding yang akan ditempeli wallpaper. Jika dinding sudah dicat sebelumnya, bersihkan cat lama menggunakan plamir terlebih dahulu.
  2. Jika ada permukaan dinding yang tidak rata, sebaiknya diratakan terlebih dahulu agar pemasangan wallpaper dapat menghasilkan hasil yang sempurna.
  3. Oleskan lem secara merata dan tidak berlebihan.
  4. Gunakan tangga yang menjangkau bagian paling atas dinding untuk memasang wallpaper dari atas.
  5. Tekan wallpaper yang sudah terpasang menggunakan tongkat atau alat penekan lain. jika sudah rata baru turunkan gulungan wallpaper sedikit demi sedikit sambil tetap ditekan agar dapat menempel sempurna.
  6. Lakukan sampai gulungan wallpaper menyentuh bagian paling bawah dinding.
  7. Gunting sisa wallpaper dengan rapi.
  8. Jika akan memasang sambungan pada wallpaper pastikan motifnya tidak bergeser.

Dengan menggunakan wallpaper untuk hiasan dinding rumah Anda, rumah nampak lebih lain daripada yang lain. Motif wallpaper pun dapat disesuaikan dengan karakteristik pemilik ruangan misalnya untuk wallpaper yang menempel pada dinding kamar. Jika mungkin pilihlah wallpaper yang juga dapat membunuh bakteri yang saat ini sudah ada di pasaran untuk meningkatkan kesehatan keluarga.

  • view 145