Mau Turun 7Kg dalam 13 Hari? Diet Mayo Bisa Jadi Solusi!

Nabila Syakib
Karya Nabila Syakib Kategori Kesehatan
dipublikasikan 20 Desember 2016
Mau Turun 7Kg dalam 13 Hari? Diet Mayo Bisa Jadi Solusi!

Memiliki badan langsing dan sehat tentu menjadi dambaan bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Namun godaan-godaan makanan lezat di luar sana selalu menjadi penghalang dalam proses diet. Ditambah lagi dengan kesibukan setiap harinya yang membuat aktivitas hanya sebatas bekerja dengan duduk di depan layar komputer dan melalaikan olahraga. Tentunya hal ini menjadikan peningkatan berat badan yang sangat drastis bagi banyak orang. Namun kini publik sedang diramaikan dengan metode diet yang bisa turun hingga 7 kilogram dalam 13 hari yang disebut dengan diet mayo.

Tren diet ini diperkenalkan oleh Mayo Clinic dari Amerika. Caranya adalah dengan mengatur pola makan keseharian dengan makanan rendah kalori dan berprotein tinggi. Menu diet ini sendiri sangat beragam yang terdiri dari buah dan juga makanan berprotein tinggi yang hanya memberi asupan tubuh sekitar 500 hingga 800 kalori saja per harinya sehingga penurunan berat badan cukup cepat. Di Indonesia sendiri diet ini dilakukan dengan memilih asupan makanan tanpa karbohidrat dan garam. Namun selain tren diet mayo, masih ada beberapa tren diet yang belakangan sangat populer di Indonesia, diantaranya:

  1. OCD. Diet yang pertama kali dipopulerkan oleh Deddy Corbuzier ini memang cukup kontroversial di kalangan ahli gizi dan dunia medis. Hal ini lantaran OCD memiliki metode yang tidak biasa, yaitu adanya jendela makan. Jendela makan yang dimaksud adalah dimana Anda bisa mengkonsumsi segala macam makanan, termasuk gorengan dan camilan lainnya pada rentang waktu pilihan, misalnya 4 jam, 6 jam atau 8 jam. Namun jika jendela makan berakhir, maka Anda sudah tidak boleh makan apapun lagi seperti melakukan puasa, namun hanya diperbolehkan minum air putih sebanyak-banyaknya. Tren ini sempat sangat viral dan di balik kontroversinya, banyak yang sudah membuktikan kemampuan metode diet ini.
  2.  Diet golongan darah. Sesuai dengan namanya, maka pengaturan diet ini disesuaikan dengan golongan darah pelaku diet. Hal ini karena penelitian menyatakan bahwa golongan darah memiliki pengaruh terhadap pemilihan makanan yang bisa mempengaruhi berat badan. Berikut ini beberapa aturan diet golongan darah:
  • Golongan darah A disarankan banyak konsumsi sayuran dan menghindari protein hewani. Untuk itu lebih baik mengganti sumber protein daging ke bahan makanan lain seperti gandum dan kacang kedelai. Selain itu bisa juga dengan konsumsi makanan organik.
  • Golongan darah B sebaiknya mengkonsumsi daging selain ayam dan menghindari jagung, kacang-kacangan, tomat serta biji-bijian karena sulit dicerna tubuh. jangan lupa konsumsi sayuran yang cukup.
  • Golongan darah O cocok mengkonsumsi daging merah serta protein hewani. Makanan lain yang baik lainnya juga bisa dari seafood.
  • Golongan darah AB lebih baik menghindari alkohol serta kafein dan disarankan untuk makan seafood serta sayuran.

 3. Food combining. Diet dengan mengkombinasikan asupan makanan diperlukan untuk kelancaran sistem pencernaan dalam tubuh. Metode food combining menganjurkan pelaku diet untuk mengkonsumsi makanan sesuai dengan aturan 4 sehat, yaitu makanan pokok, lauk, buah dan sayur, namun memiliki jangka waktu dalam konsumsinya.

Itulah beberapa metode diet yang sangat populer belakangan. Masing-masing metode memiliki kelebihan masing-masing dan banyak yang sudah berhasil membuktikannya. Namun dalam melakukan diet apapun, baik diet mayo, OCD atau yang lainnya, niatkanlah tak hanya untuk memperoleh tubuh langsing, namun juga kesehatan di masa depan. Imbangi dengan olahraga yang cukup serta minum air putih yang banyak.

  • view 217