Syarat Makanan Sehat Olahan untuk Si Kecil

Nabila Syakib
Karya Nabila Syakib Kategori Kesehatan
dipublikasikan 20 Desember 2016
Syarat Makanan Sehat Olahan untuk Si Kecil

Tubuh manusia agar dapat melakukan aktifitas sehari-hari memerlukan asupan makanan sebagai sumber kalori atau tenaga. Bukan sembarang makanan, namun diperlukan makanan yang mengandung gizi, nutrisi, mineral yang lengkap dan seimbang dan tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan tubuh. Makanan seperti itulah yang disebut sebagai makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi manusia. Makanan yang sehat tidak tergantung dengan rasa atau harga, namun kandungan gizi dan cara mengolahnya. Pada saat ini banyak sekali makanan olahan yang beredar di pasaran, bagaimana mengetahui apakah makanan tersebut sehat untuk dikonsumsi?

Makanan olahan biasanya sudah dikemas dalam bentuk jadi atau setengah jadi. Pada mie instant misalnya, merupakan makanan olahan setengah jadi dimana Anda harus merebus atau menggorengnya baru kemudian makanan tersebut dapat dimakan. Sedangkan contoh makanan olahan jadi adalah wafer, roti, selai, es krim dan sebagainya. Banyak sekali jenis makanan olahan yang justru pangsa pasarnya adalah anak-anak kecil dimana sistem kekebalan tubuh mereka masih belum sempurna. Karena itu jaminan kesehatan makanan olahan perlu diteliti kembali oleh Anda sebagai konsumen dan orang tua.

Disebut makanan sehat apabila makanan tersebut mengandung beberapa kandungan gizi dan mineral dengan jumlah yang tidak melebihi diet anak yang seharusnya, seperti:

  1. Karbohidrat. Makanan yang mengandung karbohidrat berarti mengandung sumber tenaga sehingga baik dikonsumsi oleh anak-anak yang aktif. Makanan kemasan atau olahan yang banyak mengandung karbohidrat misalnya roti gandum.
  2. Protein. Enzim dibutuhkan pada proses reaksi kimia metabolisme di dalam tubuh. Terdapat 2 jenis protein yaitu protein hewani dan protein nabati yang keduanya dibutuhkan oleh tubuh. Susu banyak mengandung protein yang baik untuk anak-anak.
  3. Vitamin. Makanan yang sehat tentu adalah makanan yang bervitamin. Dapat ditemukan di berbagai makanan olahan dengan bahan dasar buah seperti jus atau selai.
  4. Mineral. Banyak sekali jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti zinc atau zat besi, kalsium, fosfor dan magnesium. Banyak terdapat di minuman yogurt atau susu.

Selain mengandung gizi seperti yang disebut di atas, syarat makanan yang sehat adalah tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh, seperti:

  1. Tidak mengandung zat kimia berbahaya. Zat kimia mungkin akan dicampurkan ke dalam makanan olahan untuk tujuan tertentu seperti membantu pencetakan, memberi tekstur kenyal sampai pemakaian pestisida. Jumlah bahan kimia yang digunakan harus dibawah batas aman agar tidak mempengaruhi kesehatan.
  2. Tidak mengandung pewarna yang dilarang. Jika membeli makanan olahan untuk anak, hindari memberi makanan yang berwarna terlalu mencolok.
  3. Tidak mengandung zat pengawet. Jangan langsung kagum dengan makanan yang sudah beberapa hari masih tahan awet, bisa jadi makanan tersebut malah mengandung zat pengawet yang berbahaya. Belilah jenis makanan yang dapat busuk jika tidak dimakan 2 sampai 3 hari.

 Itulah beberapa persyaratan makanan disebut sebagai makanan sehat. Membelikan makanan olahan yang sehat untuk anak tidak perlu yang mahal atau mengikuti trend orang tua lain. Kandungan di dalam makanan itulah yang paling penting untuk dijadikan pedoman apakah makanan tersebut baik atau kurang baik untuk dikonsumsi si kecil. Jika perlu lakukanlah survey baik secara langsung dengan membaca komposisi makanan olahan ataupun mencari informasi di internet apakah ada keluhan setelah memakan makanan olahan tersebut. Referensi dari para orang tua lain mungkin dapat membantu Anda untuk memilih makanan olahan yang sehat bagi si kecil.

  • view 200