Tentang "Egosentrisme" dan "Keluarga"

AURORA
Karya AURORA  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Maret 2016
Tentang

Terkadang kita tenggelam dan bahkan terhanyutkan dalam kerasnya egoisentrisme diri, sehingga untuk menyapa mereka sebentar sangatlah berat, kita bahkan terlalu sering mengeluh dan menyusahkan mereka, hingga usaha, tetesan keringat dan keriput wajah dan sekujur tubuh mereka kita lupakan. Padahal mereka adalah titipan tuhan untuk membuat gigi kita tetap tumbuh dan kuat karena itu adalah cara mereka mensyukuri keberadaan kita.

Tetapi apakah kita pernah tersadar dan seraya menyapa mereka seperti dahulu.?Sejatinya kita bukanlah apa-apa tanpa upaya dan kerja keras mereka untuk melihat kita tetap bertahan dan tumbuh dewasa. Penyesalan hanyalah kata-kata basi ketika tulisan ini dibaca, karena anda telah melewatkan detik, menit, jam bahkan hari, dan bertahun-tahun dalam kerasnya egois diri sendiri. Terkadang kita seperti malu untuk menyapa, bahkan terhanyut dalam kesibukan yang selalu hadir untuk menghapus jejak mereka yang telah berjasa dalam hidup kita.

Pernahkah terlintas dalam pikiran kalian bahwa terlalu banyak keringat mereka yang jatuh dengan satu tujuan, yakni melihat engkau terus tumbuh dewasa dengan dipenuhi keceriaan tanpa batas.? Hakekat kesadaran seorang anak hanyalah ketika susah menghapiri dan pergi ketika kesenangan datang kembali ( tak dapat dipungkiri, karena setiap anak akan merasakan hal tersebut ). Dan ketika tulisan ini and abaca, paragraph demi paragraph, sadarlah bahwa mereka ingin mendengar kembali sapaan hangat penuh kasih sayangmu yang dulu sering engkau ucapkan sewaktu kecil.

Mereka adalah sejatinya pahlawan bagi seorang anak, mereka rindu akan kabar dan suaramu yang tak lagi asing ditelinganya. Apakah anda masih enggan meluangkan beberapa detik berharga untuk menyapa, menanyakan kabar dan member perhatian untuk mereka.?

Memang, seorang anak akan lebih memilih mengurusi pasangannya yang belum tentu pasti hubungan tersebut, bahkan perhatian untuknya melebihi perhatian untuk malaikat dalam hidup kita. Beberapa kata indah yang sebenarnya engkau salah untuk menanyakannya dan pertanyaan tersebut malah engkau ucapkan buat orang-orang yang tak tentu masa depannya bersamamu.

Kamu udah makan.? ( Ingatlah, apakah kamu pernah menanyakan hal tersebut untuk orang tua kalian.?

Kamu lagi apa.? Jaga kesehatan yah, Jangan terlalu capek, ntar sakit.:) ( Kata tersebut sebenarnya diharapkan mereka untuk engkau katakana kepada mereka dengan penuh ketulusan )

?

Sempatkanlah beberapa waktu dalam hidup anda untuk menjadi lebih berharga disbanding hari-hari kemarin dimata mereka ( orang-orang yang selalu berusaha menumbuhkan gigi dan menguatkan setiap tulang-belulang dalam diri anda )

Salam sayang untukmu Ummy dan Abby.

Dari anakmu yang nakal

Muhammad Rasyid Angkotasan ( Al-Farghani Angkotasan )

  • view 127