MENJAMU MALAM DENGAN MANISNYA ILMU

AURORA
Karya AURORA  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Maret 2016
MENJAMU MALAM DENGAN MANISNYA ILMU

Malam bagi sebagian pemuda adalah waktu untuk beristirahat, bertemu dengan kekasih atau mungkin bernostalgia dengan hal lain. Tapi tidak dengan saya, malam bagi saya adalah waktu yang sangat berharga apabila dieksplor lebih baik, terkadang pula orang menilaiku aneh karena disaat siang aku berbeda dengan sifatku disaat malam dan karena malam adalah waktu yang ideal bagi saya untuk berimajinasi dan bermain dengan ide dan gagasan saya.

Malam tidaklah sederhana, dengan total -/+ 12 jam yang dimiliki, saya memanfaatkan dan beristirahat 3-4 jam sebelum melanjutkan aktifitas siangku. Entah apa yang mempengaruhiku, namun mimpi, prinsip dan ribuan idelah yang mengajariku untuk belajar dan merasakan manisnya ilmu disaat orang lain bahkan sedang tertidur pulas dan ditemani mimpi-mimpinya. Yah, tak dapat dipungkiri malam bagi sebagian orang hanyalah waktu yang sia-sia untuk dimanfaatkan. Namun dengan malam aku mampu sedikit demi sedikit melangkahkan kaki dan ribuan ide ini menuju mimpi besar yang menjadi tujuanku tahun depan.

Mimpi terbesar saya tak semahal orang lain dan tak semewah apa yang diimpikan orang lain, harapan besar saya adalah untuk membayar setiap tetesan keringat mereka yang selalu mendampingi, membimbing, menumbuhkan gigi dan menguatkan setiap tulang belulang dalam diriku ( Mereka kupanggil Ummy dan Abby ).

Dengan berbekal rasa keiingin tahuan dan secuil ilmu yang ada aku selalu berfikir tentang cara dan jalan yang dapat aku tempuh untuk mengembangkannya demi kemaslahatan ummat manusia yang selalu dipenuhi problematika hidup, mulai dari kemiskinan, kurangnya perhatian hingga sampai hak-hak yang tak kunjung mereka dapatkan sekarang.

Ilmu bagi saya secara pribadi adalah bekal yang besar untuk mempelajari lebih dalam hal yang mampu menghubungkanku dengan eksistensi kebesaran. Yah, hal tersebut saya dengar dari seorang yang kujadikan panutanku mencari ilmu ? Belajarlah engkau seperti engkah ingin menemukan tuhan-Mu ? Pak Arifuddin Karim). Beliaulah yang selalu menyuntikkan semangat dan motivasi dalam diri yang perlahan mulai rapuh ini.

Seperti menjamu malam dengan manisnya ilmu, hari-hariku selalu kuhiasi dengan mendalami setiap paragraph dari puluhan buku yang selalu kubaca secara bergantian, dari buku-buku tersebut aku belajar tentang alam, ilmu dan alim yang hingga saat ini sulit untuk aku defenisikan. ( Mungkin karena aku masih penuh akan kekurangan )

Dengan malam aku selalu berusaha menunjukkan kapasitas diri ini yang dulu mereka remehkan, yang dulu mereka abaikan, bahkan yang dulu mereka hina karena jalan yang aku pilih, tetapi ketika langkah pertama yang aku langkahkan secara perlahan maka tujuan demi tujuan ( mimpi) akan aku gapai, karena saya bertindak, kerena saya bekerja dank arena saya belajar.

Belajar tentang hidup, belajar tentang beban yang diselesaikan oleh alam dan belajar tentang pengorbanan, kerja keras dan berusaha. Aku lahir dengan tujuan, aku lahir dengan niat dan aku lahir untuk membanggakan setiap orang yang berjasa dalam hidupku.

Karena mereka motivasiku, Ummy dan Abby.

Salam rindu dan cintaku untuk kalian malaikatku, dari anakmu yang nakal

?

Al-Farghani Angkotasan

  • view 233