NASEHAT UNTUK MUSLIMAH

AURORA
Karya AURORA  Kategori Agama
dipublikasikan 23 Maret 2016
NASEHAT UNTUK MUSLIMAH

Salam dariku untuk kalian ciptaan terindah milik Sang Khalik yang dengannya tersembunyi cobaan atas setiap langkah dan gerak gerikmu. Ciptaan Allah SWT yang pada hari dimana dunia ini musnah kalianlah penghuni tempat pelebur dosa yang dewasa ini disebut kaum Muslimin sebagai Neraka, maka kehadiran tulisan ini kiranya dapat melangkahkan kaki yang lelah akan dunia tersebut mendekat ke tempat yang semestinya, dimana Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya senantiasa berjalan diatasnya, dimana perjuangan Islam tak henti-hentinya dilakukan atasnya.

Saya bukanlah guru atau bahkan Ustads yang menyeru kebaikan, namun setidaknya saya hadir sebagai saudara seiman yang ingin melakukan setetes kebaikan atas nama Islam, setidaknya tulisan ini adalah hadiahku untuk para muslimah diluar sana yang masih saja sibuk dengan dunia yang fana ini. Sebelum itu maafkan saya atas kesalahan yang mungkin saja khilaf aku tuliskan dan terselip dalam paragraph tulisan ini, karena saya hanyalah hamba yang penuh dengan dosa dan kesalahan dan apabila terdapat kebenaran maka hal itu sejatinya dating? oleh-Nya yang Maha Satu, Maha Esa dan Yang Maha Mengasihi segala ciptaanya.

Kiranya sebelum satu kata saya tuliskan dalam isi tulisan ini, marilah bersama melantunkan shalawat dan salam kepada sang revolusioner sejati Nabi Allah Muhammad SAW yang dimana karena perjuangannya bersama sahabat-sahabat dan keluarganyalah kita dapat menikmati nikmat Islam dan Ihsan sampai sekarang ini. Tulisan ini adalah buah cinta akan Islam yang terinspirasi oleh kisah-kisah Islami yang sering kita temui, dan tulisan ini adalah setetes nasehat untuk saudari-saudari seaqidahku yang dengan ini besar harapan dapat menjadi kebaikan untuk kita.

Assalamu?alaikum Waramatullahi Wabarakatuh

Wahai Muslimah

Saya tuliskan kalimat-kalimat ini dengan seluruh cita-cita dan harapan, kiranya akan mendapat sambutan baik dalam kalbu dan jiwamu.

Saya berusaha menuliskan apa yang terbaik yang dapat saya persembahkan kepada kalian dalam kehidupan ini, hadiah yang baik, bukan semata-mata yang bernilai materi, dan pemberian berharga itu bukan selalu mengandung arti social atau kekeluargaan yang tradisional, tetapi kebaikan itu, bahkan puncak kebaikan itu, itulah suatu yang dapat menyelamatkan dari petaka di hari kiamat, dan mengantarkan kepada kebahagiaan yang abadi.

Saya berusaha menyusun lintasan pikiran dan pengarahan yang sederhana ini dalam bentuk nasehat yang bersahaja, yang berkisar sekitar pemahaman Islami yang perlu sekali engkau pahami dan berusaha mewujudkan dan menghidupkannya dalam kehidupanmu.

Pemahaman ini mengandung pengertian ikut memiliki agama yang suci ini dan bagaimana cara menjadikan dirimu sebagai seorang muslimah yang sholeha.? Apa yang dimaksudkan oleh kiamat itu? Dan bagaimana caranya?

Sekali lagi saya berharap dan berdoa semoga Allah SWT memberikan limpahan kebaikan dan kesadaran kepada setiap dari kalian, dan menjadikannya awal jalan untuk menjadi umat Islam yang benar, sehingga engkau bisa berjalan dibawah pancaran cahaya Illahi tidak tersesat dalam jalan yang mengikuti bujuk rayu hawa nafsu.

Akhirnya saya persembahkan rasa cinta, penghargaan, setia saya seikhlas Ikhlasnya kepada beberapa Ibunda kita yang pengasih, pengaruh sang daiyah yang mujahidin. Pelopor semua wanita umat Islam Ibundah Khadijah, Ibunda Aisyah, Ibunda Fatimah Az-zahra dan Ibunda Al Hajah Zainab Al-Ghazali Al Jabili, yang dimana mereka selalu berjuang untuk agama ini dalam membangun putra-putri Islam. Semoga mereka selalu mendapat pahal yang tak terhingga besarnya, sesuai dengan bakti dan Jihadnya untuk agama ini. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan.

Semoga tulisan sederhana layaknya setetes nasehat untuk kalian dapat bermanfaat. Karena nasehat ini saya tuliskan dengan berbekal ketulusan dan keikhlasan kepada kalian, hendaklah kalian senantiasa dengan izin dan kehendak-Nya menjadi cahaya diatas cahaya.

?

?Barangsiapa yang tiada diberi Allah cahaya,Maka tidak adalah cahaya untuknya?

(QS. An-Nur :40)

?

Rasulullah SAW sebagai penutup dari para Nabi dan Rasul, diutus kepada kita untuk menjadi cahaya yang menyuluhi jalan kebenaran, dan mengeluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya yang terang.

?

?Sesungguhnya telah dating kepadamu dari Allah nur (Cahaya) dan kitab yang terang.

Dengan kitab itu Allah menunjuki orang yang mengharap keridhaan-Nya menuju

?jalan selamat,Dan mengeluarkan mereka dari gelap gulita ke dalam terang benderang

dengan izin-Nya, serta menunjuki mereka kejalan yang lurus?

(QS. Al-Maidah : 15-16)

  • SETETES KEIMANAN

Keimananmu dengan Allah SWT sebagai Al-Khaliq, yang Maha Satu, Maha Tunggal, yang tiada beranak ataupun diperanakan, dan tidak ada satupun yang menyamai-Nya. Dengan Iman itu sendiri, wahai saudariku, engkau akan dapat bertahan menghadapai pergolakan hidup, godaan dan fitnah.

?

?Apabila iman sudah hilang, maka tidak ada rasa aman, dan

?tiada dunia bagi yang tidak menghidupkan agamanya.

?Siapa yang ridha hidup tanpa agama,

?maka ia telah menjadi fana sebagai rekan hidupnya?

(Rubaiyyat Al-Khayyam)

?

Aku senantiasa berharap, hendaklah iman kalian dengan Allah selalu kuat dengan ketuhanan-Nya dan dengan kekuatan-Nya yang Maha Menundukkan, dan hendaklah engkau menjadi seorang mukminah yang yakin seutuhnya, bahwa ajal segala sesuatu ada ditangan-Nya, dan hendaklah engkau selalu menempatkan Al-Qur?an dan Al-Hadits sebagai penerang dalam setiap tindakanmu.

?

?Jagalah Allah, maka Dia akan menjagamu; Jagalah? Allah engkau akan menemui-Nya selalu memandangmu, apabila engkau meminta, mintalah kepada Allah, dan apabila engkau meminta tolong, minta tolonglah kepada Allah. Ketahuilah, kalau kiranya semua umat bersatu padu untuk memberikan manfaat kepadamu, tidak akan dapat mereka lakukan sedikitpun, kecuali yang sudah ditentukan Allah kepadamu, dan kalau mereka bersatu padu merugikanmu, tidak akan dapat mereka lakukan, kecuali yang sudah ditentukan Allah kepadamu. Kalam-Nya sudah diangkat dan tinta-Nya sudah kering.(HR. At-Tirmidzi)

Yakinlah, wahai saudariku, bahwa apa yang meleset darimu tidak akan mengenaimu, dan apa yang mengenaimu tidak akan meleset darimu, dan ingatlah Firman Allah SWT :

?Katakanlah, tiadalah akan menimpa kamu, kecuali apa yang telah dituliskan Allah bagi kamu. Dia wali kami, dan kepada Allah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal? (QS. At-Taubah :51)

?Sesungguhnya Rabmu melapangkan rezeki buat orang yang dikehendaki-Nya, dan Dia pula menentukannya. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat? (QS. Al-Isra :30)

Allah SWT mengundang kita untuk merenungi hakekat itu dengan mendalam, firman-Nya :

? Bahkan siapakah ini, yang akan memberikan rezeki kepadamu jika Allah menahan rezeki-Nya.? Bahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan pembangkangan? (QS. Al-Mulk :21 )

Dengan ini, wahai saudari seimanku, kalian akan dapat membebaskan dirimu dari rasa cinta kepada dunia yang fana ini, dan tidak tergiur dengan gemerlapannya kehidupan dunia yang ada ditangan orang lain, karena kau sadar bahwa suatu saat ia akan musnah, meskipun nampak banyak yang usianya panjang. Dengan begitu, akan menjadi suci bersihlah jiwamu dari rasa egoism, cinta diri, terbuai oleh hawa nafsu dan sifat serakah, dan dengan sendirinya kau akan merasakan hati yang puas dan ridha dengan segala yang kau dapatkan. Jiwamu akan menjadi tenangm sebab rasa puas hati itu perbendaharaan yang tiada akn kering. Karena itulah Rasulullah SAW selalu mencegah kita mengamati dan rakus terhadap apa yang diperoleh orang lain.

Yakinlah kalian wahai saudariku, bahwa Allah akan selalu bersama kalian, baik dalam gerak atau diammu, dalam setiap ucapan atau tindakanmu, membantumu dalam setiap hal dan menolongmu mengatasi semua masalah yang kau hadapi. Dia tidak akan menyia-nyiakan dirimu. Bagaimana mungkin Dia meninggalkan dan menyia-nyiakanmu, sedang Dia berfirman :

?Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman, dan Allah tidak mengasihi semua penghianat lagi kafir? (QS. Al-Haj :38)

Layaknya air, iman adalah bagaimana kita memupuknya, membuatnya terus bertambah dan kedepan akan kita jadikan samudera keimanan yang akan kita rasakan betapa kenikmatannya tak dapat tertandingi oleh hal apapun, Semoga dalam setiap langkah kita selalu didasari rasa Keimanan kita kepada-Nya. Amiin Yaa Rabby.

?

  • IKHLAS ATAS NAMA ALLAH SWT

Ketahuilah kalian, wahai saudari seimanku, bahwa keikhlasan adalah suatu kekuatan iman, suatu perjuangan jiwa yang tulus, bersih dari semua kepentingan dan hawa nafsu pribadi, baik ucapan maupun perbuatan. Semuanya hanya demi Allah dan keridhaan-Nya, tidak mengharapkan imbalan, baladan dari siapapun, selain dari-Nya.

Tatkalah engkau emmahami rasa ikhlas semata-mata hanya untuk Allah, dengan maaknanya yang hakiki dan lengkap, dan berusaha keras memerangi setan yang selalu berusaha menggoda dengan kekuatan imanmu, maka sekaligus kau telah mengkaji ulang dalam semua ucapan dan perbuatanmu, dan mengadakan intropeksi tetnang tolak ukur dan syarakat bisa diteriman-Nya. Pekerjaan yang pertama dan utama yang harus berlandaskan keikhlasan ialah ibadah kepada-Nya

Ada sebuah kisah islami yang sangat menginspirasi, sebuah cerita tentang Muadz bin Jabal RA, seorang sahabat dekat Rasulullah SAW ketika dikirim ke Negeri Yaman, dia meminta nasehat kepada Rasulullah SAW untuk bekalnya. Katanya :

??????????? ?Yaa Rasulullah, aushini?

Ikhlaskan? dalam agamamu, meskipun kerjamu sedikit?,nasehat rasul. Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Hakim.

Ketahuilah kalian saudari seaqidahku, agar pekerjaan itu diterima Allah dengan baik, haruslah memiliki dua sifat. Pertama,ia harus sesuai dengan syariat. Kedua,ia harus dilakukan dengan ikhlas, semata-mata hanya karena-Nya.

Jika salah satu dari keduanya yang terpenuhi, maka ia tidak dapat diterima-Nya, karena tidak memenuhi syarat-syarat. Artinya, jika sesuai dengan syariat, tetapi tidak ikhlas atau sebaliknya, dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak sesuai dengan syariat, maka ia tidak akan diterima disisi Allah SWT.

Wahai Muslimah

Besar harapan saya agar kalian dapat berusaha sekuat tenaga, agar amal perbuatanmu sesuai dengan syariat, berlandaskan metode Allah yang telah digariskan untuk Hamba-Nya dan ikhlas hanya karena-Nya. Tidak diragukan lagi bahwa kerja seseorang yang paling utama dan mulia adalah aktif berdakwah dengan dasar kesadaran, dan dalam melakukan kegiatan yang agung ini engkau harus menempuh dasar-dasar agar sukses, diantaranya :

  • Hendaklah tujuan utamamu dalam berbagai kegiatan adalah demi keridhaan Allah, dan mengeluarkan manusia dari kegelapan ke cahaya iman yang suci sebagaimana yang dipraktekkan oleh Rasulullah SAW bersama sahabat, dan keluarga Mulia-Nya.
  • Engkau harus mempu mengevaluasi semua hasil karyamu, apakah perkataanmu telah sesuai dengan apa yang kau yakini, dan dengan apa yang kau serukan.?

Hendaklah kalian mawas diri dari tipu daya syaitan, dari was-wasnya jiwa, dari tarikan hawa nafsu, rasa ujub sombong dan riya. Ketahuilah bahwa kerusakan akibat perasaan tersebut sangatlah besar, karena itulah harus dijauhi, sebagaimana Sabda Rasulullah SAW yang mengingatkan kita tentang hal itu,?Tidak masuk surga siapapun yang didalam hatinya ada rasa sombong, meskipun sebesar zarah?.

Karena itulah, hendaklah engkau selalu merenungi dirimu, dari apa ia diciptakan, terdiri dari apa.? Apa rahasia kekuatannya.? Kemana kahir kesudahannya.?Kemudian berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mengenal Rabbmu, lihatlah jejak kekuatan-Nya, keajaiban ciptaan-Nya, dan pikirkanlah keagungan-Nya dalam segala sesuatu, dan dimana tempat dirimu dalam pandangan-Nya ditengah-tengah Makhluk-Nya yang begitu banyak?

Ingatlah selalu, bahwa kaya itu mungkin didahului miskin, ilmu didahului kebodohan, kuat serta mulia didahului lema serta hina. Hati-hatilah saudariku jangan sampai kau tertipu oleh ilmumu, ujub dengan pikiranmu, meskipun ilmu dan pengetahuan itu telah menyampaikanmu ke jenjang yang tinggi. Jangan pula kau melawan perintah, larangan atau memancing perdebatan dengan orang-orang yang lebih alim dan pandai memberi bimbingan, serta lebih ikhlas darimu.Ikhlaskanlah semua amal bakti sebagai bukti ketaatan, yang memberikan pahala pada setiap halnya. Hendaklah kalian, wahai saudariku, selalu mengerjakan apa yang dikiranya dapat mengengkat derajatmu disisi Allah, dan menjauhkan diri dari semua orang yang melanggat perintah-Nya dan menjadi sasaran siksa-Nya.

Semoga kita dapat menjadi insan-insan yang ikhlas atas nama-Nya dalam setiap langkah perbuatan kita dan semoga selalu dihitung ibadah atas nama ketaatan dan keimanan kepada-Nya.

?

  • JANJI SETIA KEPADA ALLAH SWT

Wahai Saudariku

Kalian hendaknya harus menemui dan mengadakan kontak dengan Rabbmu dan menyatakan janji setia kepada-Nya, minimal seperti yang telah digariskan 17 kali dalam sehari semalam, lebih dari itu baik sekali dalam tatanan Kewajiban dan Sunnah. Munajatlah kepada-Nya dan menyatakan :

?Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta tolong. Tunjuki kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah engkau berikan nikmat kepada mereka, bukan jalan orang-orang yang telah Engkau murkai mereka. Dan bukan jalan orang-orang yang sesat? (QS. Al-Fatihah : 5-7)

Renungilah selalu wahai saudariku, dalam kesepian dan kesunyianmu itu, bagaimana engkau telah mennyatakan janji setiamu, tidak akan menyembah apapun kecuali Allah SWT, dan tidak akan meminta tolong melainkan hanya kepada-Nya, dan kau menyatakan tekad, hanya akan menempuh jalan yang lurus, yaitu jalan Islam, tidak akan menempuh jalan-orang-orang yang dimurkai oleh-Nya.

Permohonanmu dan munajatmu itu mendapat sambutan langsung dari balik Sidratul Muntaha, seperti yang difirmankan-Nya :

?Inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah jalan-jalan-Ku itu, dan janganlah kamu mengikuti berbagai jalan lainnya, nanti kamu bercerai-berasi dari jalan-Nya. Demikianlah Allah berwasiat kepadamu, mudah-mudahan kamu bertakwa? ( QS. Al-An?am :153)

Kini, semuanya berpulang kepada diri kalian masing-masing, apakah kalian kosekuen dengan janji kalian itu, dan bersungguh-sungguh dengan permohonan kaluan itu, ataukah ragu-ragu.?

?Barangsiapa yang melanggar baiat (janjinya) sesungguhnya pelanggarannya itu akan mengenai dirinya sendiri dan barangsiapa yang menepati baiat (janji) yang telah diikrarkan kepada-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar kepadanya? (QS. Al-Fath : 10)

Jagalah janji setia kalian, tunaikanlah setiap kewajiban dan sunnah yang kalian ikrarkan kepada-Nya, semoga kita menjadi Hamba yang selalui diridhoi setiap langkah kita dan dihitung sebagai amal kebaikan.

?

Wahai Saudariku..Wahai Muslimah..Wahai Ukhty..

Akhirnya, wahai kalian tujuan tulian ini, aku panjatkan doa kepada Allah SWT dan memohon kepada-Nya, semoga kalian diberi taufik dan hidayah-Nya. Mudah-mudahan kalian menjadi suri tauladan atas nama Islam, bergerak bersamanya, sehingga menjadi anutan orang sekeliling kalian.

Hendaklah kalian, wahai muslimah, menjadi bunga pujaan masyarakat tempat kalian tinggal. Jangan sampai mereka mendengar dari kalian selain kata-kata baik, dan jangan sampau mereka melihat selain perbuatan terpuji baik didalam keluarga ataupun masyarakat, tentu hal tersebut akan terwujud bila iman kalian kukuh, dan kalian pahami yang sebenarnya. Akhlak dan perangai yang baik, kata-kata lemah-lembut, dan penampilan yang anggun nan sholeha, semuanya akan menolong kalian memamusi kalbu semua orang yang melihat dan mendengarkan kata-kata kalian, itulah yang diserukan oleh agama kita yang Agung.

Pada umumnya manusia akan lebih tertarik pada penampilan dan gambaran yang indah dan rapih, karena itulah perliharalah diri kalian dan pilihlah suatu yang terbaik untuk didakwahkan dalam setiap detik waktu kalian.Sesungguhnya kita telah dirdhoi Allah SWT sebagai penutup bagi semua agama, dan dinyatakan umum untuk seluruh umat manusia, Itulah ISLAM.

Wahai Muslimah

Akhirnya saya akhiri dan sudahi tulisan sederhana ini dengan memanjatkan doa yang seikhlas-ikhlasnya, agar kiranya Allah SWT membimbing langkah-langkah kalian dan menempatkan dijalan yang benar, dan menjadika setiap diantara kalian orang yang berhasil meraih kebaikan yang banyak bagi Islam dan kaum Muslimin. Juga menjadikan aku dan kalian dari golongan orang-orang yang mengatakan ?Allah adalah Rabb kami? kemudian berlaku lurus, lurus, Harinya lurus, perasaannya lurus, keikhlasannya lurus, dan lurus pula dalam menerapkan metode-Nya. Amiin Yaa Rabb.

?

Wassalamu?alaikum warahmatullahi?Wabarakatuh

?

Salam

?

Saudara Seiman

  • view 237