Patuh kepada manusia, kepada Tuhan begitu malas

Fendi Suharso
Karya Fendi Suharso Kategori Motivasi
dipublikasikan 22 Maret 2016
Patuh kepada manusia, kepada Tuhan begitu malas


Pada suatu hari bos saya meminta saya datang lebih pagi keesokan harinya untuk ke tempat kerja. Padahal saya baru saja lembur pada hari itu dan sebenarnya esok harinya saya masuk.nya siang. Padahal badan dan pikiran saya terasa letih.. Namun saya tetap pergi ke tempat kerja sesuai permintaan bos.

Namun Saya heran kalau Alloh memanggil melalui adzan untuk menghadap-Nya, mengapa malas untuk datang.

Dalam kesempatan lain bos saya minta saya untuk berbaju rapi, memotong kumis, merapikan potongan rambut saya dan datang tepat waktu, disuruh ini disuruh itu. Bahkan ada yang meminta saya untuk mandi dan memakai minyak wangi karena tubuh saya bau. Padahal dia sendiripun bau, tapi saya diam karena kuatir menyinggung perasaannya. Saya berpikir mengapa saya mau melakukan apa yang diperintah manusia? Ternyata jawabannya karena saya berharap mereka memberikan imbalan dan pertolongan.

Sungguh aneh, bukankah Alloh lebih kuasa untuk memberikan anugrah dan pertolongan. Lalu mengapa tidak taat kepada-Nya. Hal ini mungkin juga dialami oleh kita. Jangan pernah lupa bahwa hanya Alloh lah yang Maha Adil dan Maha Pemberi.

Ingat, Tuhan sudah mengatur semua rezeki, takdir dan kematian kita.. Maka dari itu kita tak perlu khawatir dengan hal yang membuat kita rugi nantinya. Yang terpenting kita mampu ikhlas dan pasrah kepadaNya maka kita akan mendapatkan yang terbaik.

  • view 122