Berbagi untuk Memberi Arti

Cut Winda Afrionita
Karya Cut Winda Afrionita Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 23 Februari 2016
Berbagi untuk Memberi Arti

"Saya kagum sama Ustadz Felix loh. Dengan kisah perjuangan dia dari non muslim menjadi muslim bisa istiqomah di Islam malah lebih dari saya. Sampai sekarang saya tidak pernah lewat mengikuti kajiannya."

"Wah saya kagum sekali dengan Yovie Widianto. Bayangin ya, dia bisa menciptakan lagu dari kata-kata yang baru diberikan penonton yang ada di konsernya."

"Saya suka baca tulisan Fahd Pahdepie loh. Inspiratif sekali. Dia begitu antusias bercerita tentang istrinya. Jadi iri sama Mba Rizka."

Beberapa tulisan ini mewakili keterkaguman kita kepada sosok-sosok terkenal. Sosok-sosok lain lebih banyak lagi dengan kisahnya masing-masing. Manka akan muncul pertanyaan, mengapa Ustadz Felix terkenal? Mengapa Mas Yovie terkenal? Mengapa Mas Fahd terkenal? Mengapa? Mengapa?

Tentu karena banyak pengikutnya. Jelas, karena pengikut tersebut mereka akhirnya terkenal. Namun, apa yang menyebabkan mereka memiliki banyak pengikut?

Ustadz Felix memiliki kisah inspiratif bagaimana perjuangan beliau untuk menemukan Islam sebagai agama yang Ia yakini hingga saat ini menginspirasi melalui dakwah dan berusaha untuk istiqomah dalam berdakwah.?

Yovie Widianto selalu konsisten dalam menciptakan lagu-lagu yang dapat mewakili perasaan setiap orang-orang di Indonesia dan secara khusus urusan asmara. Beberapa lagu setidaknya mampu mewakili setiap individu sehingga menjadikan Yovie Widianto digemari penikmat musik di tanah air.

Fahd Pahdepie menulis cukup banyak tentang Rizka, istrinya. Menulis bagaimana perjalanan dari awal mengenali hingga menjalani rumah tangga bersama Rizka. Setiap tulisan Mas Fahd tentang Mba Rizka selalu berisikan kisah inspiratif yang dapat dicontoh bagi pasangan muda di Indonesia yang sudah berumah tangga.

Ada kesamaan di antara Ustadz Felix, Mas Yovie, dan Mas Fahd. Apa? Sama-sama suka dakwah? Sama-sama suka musik? Sama-sama beristrikan Mba Rizka? :-)

Tentu tidak

Kesamaan mereka adalah mereka berbagi?kisah inspiratif dari diri mereka sehingga mampu menjadi contoh bagi orang-orang yang melihat dan mendengarkan kisah mereka. Ustadz Felix tidak akan terkenal jika dia hanya masuk Islam tanpa berbagi kisah perjuangan dalam memperoleh Islam hingga Istiqomah. Mas Yovie tidak akan memiliki pengikut jika tulisan yang dilagukan tersebut hanya ia simpa disudut-sudut ruang kamar inspirasinya. Sedangkan Mas Fahd tidak akan terkenal jika ia tidak menuliskan bagaimana beruntungnya memiliki Istri Mba Rizka. Mereka membagikan kisah mereka untuk memberikan arti bagi semua, penikmatnya.

Setiap kita diberikan keunikan dari Allah SWT dengan ciri khas masing-masing. Kita diberikan keunikan tersebut dan dengan kisah inspiratif masing-masing. Tapi mengapa kita tidak cukup terkenal seperti mereka (Ustadz Felix, Mas Yovie, dan Mas Fahd)? Karena kita tidak berbagi.

Kisah kita mungkin cukup inspiratif, namun kita tidak berbagi.

Kisah kita mungkin cukup hebat, namun kita tidak menulis.

Kisah kita mungkin cukup variatif, namun kita tidak menulis sajak.

Kisah kita mungkin cukup luar biasa, namun kita tidak mau berdakwah.

Lalu apakah kita bisa menyalahkan mereka yang terkenal karena berbagi kisah inspiratif dalam memberi arti? Tentu tidak adil.?

Mari menulis. Mari berbagi untuk memberi arti

  • view 140