Bergeraklah, Hingga Harap dan Takdir Bertemu

Yudith Rachma Fadhil
Karya Yudith Rachma Fadhil Kategori Inspiratif
dipublikasikan 22 Februari 2016
Bergeraklah, Hingga Harap dan Takdir Bertemu

Bagian yang terberat dari satu hari yang terlewat, adalah saat tiba waktunya menghisab diri di malam hari.

?

Berat. Karena menemukan begitu banyak cacat di sana sini. Secara kuantitas tidak bermakna. Secara kualitas pun tidak berharga. Sementara selebihnya adalah waktu beristirahat. Terasa betul, betapa kewajiban itu jauh lebih banyak dari waktu yang ada. Bahkan bagi saya, melebihi tenaga yang dimiliki.

?

Sejak Allah menganugerahkan sebuah penyakit bernama Myasthenia Gravis di kehidupan saya. Terjadi perubahan drastis dalam cara saya memandang segala sesuatu. Setelah semuanya menjadi serba terbatas. Makin pelik pula urusan beramal shalih. Praktis senjata paling tajam yang saya miliki saat ini, adalah tulisan. Karena bergerak tak selalu mudah untuk dilakukan.

?

Setiap saat rasanya seperti berpacu dengan waktu. Tak ingin rasanya beristirahat. Namun istirahat menjadi hal yang mutlak dilakukan agar tetap bisa bergerak.?

?

Jadi bila gerakmu masih lapang dan mudah. Bergeraklah semaksimal mungkin. Berlarilah secepat mungkin. Beramallah sebanyak mungkin.?

?

Kita tidak pernah tahu. Sampai kapan nikmat untuk bisa bergerak itu Allah berikan kepada kita :)

?

  • view 144