Bumiku Datar Bagian 2

Abdullah Gimnastiar
Karya Abdullah Gimnastiar Kategori Renungan
dipublikasikan 17 April 2017
Bumiku Datar Bagian 2

Pertentangan terus berlanjut, debat dan adu mulut semakin panas tak jarang menimbulkan pertikaian, bumi ini datar atau seperti bola berputar? berhentilah sejenak, tutup hp mu matikan laptopmu, lihat alam yang terbentang luas dengarkan nyanyian angin yang menyapu pohon kelapa, gunakan akalmu.

Siang hari dengan matahari yang panas dan bersinar terang, malam hari dengan sinar rembulan yang bersinar dingin dan indah, berjalan sama terlihat sama di tempat kita berdiri, tapi apakah benar matahari jaraknya 149,6 juta km dan bulan 384,4 ribu km? padahal terlihat sama dari bumi.

Ketika di pinggir pantai dengan suara deburan ombaknya, apabila melihat perahu menjauh dan makin menghilang apakah itu karena ada lengkungan bumi? apakah ada air yang diam dengan permukaan melengkung? (tidak ada) sekali lagi tidak ada, kapal menjauh dan makin menghilang karena perspektif, makin jauh benda makin kecil dan akhirnya sampai di titik akhir batas penglihatan manusia, jika dilihat dengan teropong tentu kapal itu masih terlihat dengan jelas.

Percobaan demi percobaan terus dilakukan, dengan pemikiran awal, bumi ini datar atau bola berputar, tapi semua eksperimen dan percobaan dengan hitungan akurat dan penelitian yang mendalam tetap saja tak ada percobaan yang membuktikan bahwa bumi adalah bola berputar. Semua tentang bola berputar adalah teori dan khayalan, hanya fiksi ilmiah berdasarkan asumsi awal orang yang tak mau mengakui bahwa bumi adalah pusat alam semesta.

Iblis berkata "aku lebih baik dari dia (Adam), Engkau (Allah) menciptakanku dari api dan Engkau menciptakannya dari tanah". Pemikiran awal iblis yang tak mau mengikuti perintah Allah untuk sujud pada Adam, karena dia merasa lebih baik dari Adam. Lalu para penyembah iblis tak mau terima bahwa matahari mengelilingi bumi, dan seharusnya bumi mengelilingi matahari. Lalu dibuat teori heliosentris lalu berkembang gravitasi untuk mendukung teori tersebut. Selanjutnya pada zaman sekarang dibuatlah gambar-gambar animasi canggih bahwa ada foto dari bulan dan sebagainya. Semua hanya khayalan di atas khayalan.

  • view 88