Jagat Raya versi Bumi Datar

Abdullah Gimnastiar
Karya Abdullah Gimnastiar Kategori Renungan
dipublikasikan 04 April 2017
Jagat Raya versi Bumi Datar

Ada banyak perbedaan yang menjadi referensi dari bumi datar, ada flat earth society dengan beberapa perbedaan dengan flat earth 101 yang ada di Indonesia tapi yang pasti bumi itu datar dan matahari juga bulan mengelilingi bumi sehari satu putaran.

Bintang-bintang bukan seperti matahari dan jaraknya yang jutaan tahun cahaya jadi terlihat kecil, bukan seperti itu, bintang-bintang adalah hiasan langit juga sebagai penunjuk arah.

Bulan memiliki cahayanya sendiri bukan hasil pantulan cahaya matahari, bumi yang datar menjadikan kutub utara ada di tengah dan kutub selatan bukan benua tapi dinding es yang mengelilingi bumi. Bumi adalah pusat semesta dan semua benda langit berputar di atas bumi datar.

Tak ada gaya gravitasi dalam bumi datar yang ada adalah berat jenis yang menyebabkan benda jatuh dan elektromagnetik yang menyebabkan matahari dan bulan berputar mengelilingi bumi, bulan terlihat berbeda-beda bentuk setiap harinya dari bulan sabit sampai bulan purnama, tidak disebabkan terhalang bumi tapi karena bulan berputar dan ada bagian bulan yang bercahaya juga ada yang gelap dengan berputar terkadang terlihat bulan sabit setengah lalu purnama setelah itu setengah sabit lalu gelap seluruhnya.

 

  • view 163