Jagat Raya versi Bumi Bulat

Abdullah Gimnastiar
Karya Abdullah Gimnastiar Kategori Renungan
dipublikasikan 03 April 2017
Jagat Raya versi Bumi Bulat

Sebelum menyimpulkan bentuk bumi yang sebenarnya, alangkah baiknya bila kita mempelajari satu persatu antara teori bumi bulat dan teori bumi datar. cakupannya menjadi luas karena dengan bentuk yang berbeda akan memiliki alam semesta atau jagat raya yang berbeda, jangan dicampur adukan, seperti bola dan piring, bola tempatnya di lapangan, dan piring ada di tempat makan.

Jagat raya versi bumi bulat, disini bumi adalah satu dari puluhan ribu bahkan jutaan benda langit lainnya yang mengambang di ruang angkasa. Dari sekian banyak benda langit di kelompokkan menjadi beberapa galaksi, bumi bertempat di galaksi bima sakti dan salah satu benda langit di sana adalah matahari yang menjadi pusat tata surya. Kelompok matahari ini yang di dalamnya ada bumi beserta 8 planet lain mengelilingi matahari dengan orbitnya masing masing, dan setiap planet dan matahari pun semunya berpu tar pada porosnya (rotasi) .

Bumi memiliki satelit alami yaitu bulan, ukuran bulan dan matahari sangat jauh, tapi dikarenakan jarak matahari 400 kali lebih jauh daripada bulan maka dari bumi ukurannya terlihat sama dan memungkinkan terjadinya gerhana.

jarak matahari ke bumi adalah 150 juta km, atau 8 menit 17 detik kecepatan cahaya, artinya sinar matahari yang kita rasakan sekarang adalah sinar 8 menit yang lalu yang telah menempuh jarak 150 juta km. Jarak bulan ke bumi 384.400 km, cahaya bulan adalah cahaya pantulan dari cahaya matahari berubah ubah bentuknya ketika kita melihat langit tergantung tempat bulan berada apakah terhalang bayangan bumi atau tidak. Bulan tidak memiliki cahaya sendiri.

Semua serba berputar bumi berputar, bulan berputar, bumi mengelilingi matahari dan bulan mengelilingi bumi, dan penemuan akhir-akhir ini mengatakan bahwa matahari juga berputar juga mengelilingi pusat galaksi, dan galaksi juga berputar juga mengelilingi sebuah inti yang lain.

Siang malam terjadi karena perputaran bumi pada porosnya.

Itu sedikit tentang alam semesta versi bumi bulat, diambil dari berbagai sumber dan bila ada yang salah mohon koreksinya, artikel selanjutnya insyaallah akan menjelaskan jagat raya versi bumi datar.

  • view 66