Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Filsafat 24 Juni 2018   21:40 WIB
Melihat ke Bawah

 

Apa yang terlintas ketika melihat orang lain menderita kemalangan?? Merasa iba kemudian bersyukur atas nikmat yang kita terima. Ya, sebagian orang, maaf maksud saya kebanyakan orang merasa demikian sehingga nasehat itu terus diulang.  Begitulah kadar wajar, normal. Melihatlah ke bawah, ada lebih banyak yang kurang sehingga harusnya kamu bersyukur.

Sayangnya, aku tidak. Mungkin kau bisa menggolongkan aku dalam orang yang tak memiliki empati. Tapi aku tidak bisa bersyukur dari melihat kesusahan yang lebih susah. Tidak ada orang yang bisa merasakan orang lain, satu-satunya yang bisa dilakukan seseorang untuk orang lain adalah menghibur. Jadi ketika melihat orang lain lebih sakit yang aku rasakan adalah…….

Perasaan bersalah

Self contemp

Meski kita diajarkan untuk mengambil pelajaran dari setiap kejadian, tapi aku sangat menyayangkan setiap kemalangan yang ditimpa orang lain, saudara-saudaraku yang lain. Wahai saudaraku, jika kau dalam keadaan susah dan berada di tempat yang jauh, aku akan mendoakanmu. Jika kau berada didekatku, aku akan memelukmu dan membisikkan,

Allah berikan kerajaan kepada orang yang Dia kehendaki dan Allah cabut kerajaan dari orang yang Dia kehendaki. Allah muliakan orang yang Dia kehedaki dan Allah hinakan orang yang Dia kehendaki. Di tangan-Nya segala kebajikan. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu

Aku memang orang, baiklan maksudku bagian jika kau keberatan aku berkata ‘orang’ yang sangat minim kata-kata, meski aku terlahir dari kata-kata, bagiku kata-kata….ah!! Sudahlah.  Tak ada hubungannya kemalangan orang lain terhadapku, kemalanganku adalah milikku dan orang lain bukan sesuatu yang patut dinilai berlebihan. Seperti halnya kemalangan, begitu pula kelimpahan, keberuntungan, tak ada urusan hokinya orang lain dengan diriku. Itu memang jatah, waktunya dia yang seperti itu. Hanya jika Tuhan mengijinkan.

Bersabarlah saudaraku, maaf jika kita belum bertemu.

Karya : alivia sasa