Briket Jonghyun

alivia sasa
Karya alivia sasa Kategori Renungan
dipublikasikan 20 Desember 2017
Briket Jonghyun

Senin 18 Desember, kabar duka datang dari dunia hiburan Korea terutama bagi Shawol (SHINee World) . Adalah Kim Jonghyun, ditemukan tewas di apartemennya akibat terlalu banyak menghirup gas hasil pembakaran tak sempurna karbon dan oksigen dari briket batubara, karbon monoksida.

Aku masih merenungkan konsep kematian Jonghyun karena ketika mendengar karbon monoksida (CO) yang terlintas dalam benakku adalah asap kendaraan. Jadi aku membayangkan sebuah ruangan tertutup dan pengap disertai suara kendaraan yang menyala. Konsep seperti itu tidak akan berhasil dilakukan disini karena, bahkan sebelum gas itu merusak organ akan ada tetangga yang protes dengan riuh. Briket pasti lebih tenang, pikirku. Ternyata briket batubara banyak digunakan sebagai bahan untuk menghangatkan ruangan disana. Lalu, jika efeknya demikian bagaimana bisa itu diijinkan? Bagaimana cara menggunakan? Bukankah itu bahaya? Pasti sudah ada pertimbangan.

Jenis Briket Batubara
1. Jenis Berkarbonisasi (super)
Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya.
2. Jenis Non Karbonisasi (biasa)
Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil.

Hasil pembakaran batubara
1. Abu
2. Oksida Belerang (SO2, SO3)
3. Oksida Nitrogen (NOx), menyebabkan kerusakan paru-paru
4. Karbon Monoksida (CO), terbentuk pada pembakaran tidak sempurna
5. Asap dan Gas Hidrokarbon, terbentuk pada pembakaran yang sangat tidak sempurna
6. Karbon Dioksida (CO2)

Teknologi penanganan abu
1. Mechanical collection
2. Sidestream Separator
3. Baghouse
4. Wet Scrubber : alat ini menyebabkan abu terbang bercampur dengan air dengan laju aliran yang tinggi, lalu air yang telah tercemar abu akan dilirkan menuju tempat pembuangan dan pengolahan air.
5. Electrostatic Precipitator : metode untuk menangkap abu sebelum udara hasil pembakaran batubara dibuang be cerobang asap.

Sesungguhnya Kim Jonghyun adalah cowok GGM (Ganteng Ganteng Mubazir). Bahkan jika harus berhenti dari musik ia bisa beralih profesi di bidang marketing. Ia berhasil menaikkan pamor briket batubara, dan seandainya jika mau bertahan lebih lama pasti akan banyak brand yang bisa ia lambungkan namanya. Tapi ya sudahlah…

RIP Kim Jonghyun. Semoga kau bertemu dengan kematian yang sesuai dengan bayanganmu. Apapun itu.


Sumber info briket: https://hanaherlinama.wordpress.com/2011/12/23/briket-batubara/

  • view 29